Christiana menjelaskan, pembagian takjil lintas agama ini mengusung tema ‘Penguatan Moderasi’. Ide ini digagas oleh Kasubbag TU Kemenag Batang Sodikin, mengingat adanya momen spiritual yang beririsan antarumat beragama.
”Melihat paket takjil ludes diserbu warga, saya sangat senang dan bersyukur. Kegiatan lintas iman ini mempertegas masyarakat Batang hidup dalam harmoni yang damai. Toleransi masyarakat di Batang berlangsung baik, tidak pernah ada konflik dan sangat rukun,” ujarnya.
Panitia penyelenggara kegiatan Pembagian Takjil Moderasi, Sodikin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberi inspirasi akan sikap.moderasi dan toleransi antar umat beragama. Dengan pembagian takjil, lanjut dia, menjadi bukti umat non muslim juga punya semangat menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Batang. Sodikin menambahkan, disamping pembagian takjil, Kemenag Batang juga mengadakan peringatan Nuzulul Qur’an, dengan memggelar Khotmil Qur’an oleh para ASN Kemenag.
”Setelah itu dilanjutkan dengan pembagian zakat secara simbolik kepada 1385 mustahik penerima, dari para dhuafa dan juga guru honorer yang mengabdikan diri di madrasah dibawah naungan Kemenag Batang. Acara ditutup dengan pengajian umum oleh da’i muda yang sedang naik daun, yakni Dina Arvi Arina Zulva, dari Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Sukomangli Reban,” ujarnya. (**)


