Perkuat Pasokan Listrik, Karimunjawa Dilengkapi Smart Microgrid 5 MW

SEMARANG, smpantura – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyiapkan pengembangan energi bersih di Kepulauan Karimunjawa dengan memanfaatkan teknologi smart microgrid berbasis tenaga surya berkapasitas sekitar 5 megawatt (MW). Melalui sistem ini, pemerintah menargetkan penguatan pasokan listrik sekaligus mendukung penyediaan air bersih serta pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan yang sering di juluki “Maldives-nya Indonesia”.

Pengembangan teknologi Smart Microgrid Solution tersebut memanfaatkan panel surya (photovoltaic/PV) yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS). Sistem ini menyediakan pasokan listrik yang lebih stabil sekaligus mengurangi ketergantungan wilayah kepulauan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel.

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni, menyatakan bahwa Karimunjawa memiliki potensi wisata berkelas dunia, tetapi kawasan tersebut masih memerlukan dukungan layanan dasar yang memadai.

BACA JUGA :  Dua Komplotan Pecah Kaca Mobil Lintas Propinsi Dibekuk Polisi

“Karimunjawa ini daerah yang sangat bagus, bahkan tadi Pak Gubernur menyebutnya sebagai Maldives-nya Indonesia. Tapi potensi itu belum terekspos dengan baik karena masih membutuhkan dukungan layanan dasar, seperti listrik yang andal dan air bersih,” ujar Tri Mumpuni usai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, teknologi smart microgrid tersebut ditawarkan melalui skema hibah dari perusahaan energi asal Nanjing, China. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu memastikan pasokan listrik yang stabil sekaligus mendukung kebutuhan wisatawan dan masyarakat setempat.