Pohon Randu Tumbang, Menimpa Minibus dan Sepeda Motor

-Pemkab Tegal Tanggung Pengobatan Korban 

SLAWI, smpantura – Sebuah pohon randu berukuran besar tiba-tiba tumbang di Jalan Raya Pangkah-Slawi, tepatnya di depan Bong China Desa Dukuh Sembung, Kecamatan Pangkah, Minggu (25/12) sore.

Pohon yang tumbuh di Utara jalan tersebut menimpa sejumlah pengendara roda dua dan roda empat yang sedang melintas di jalan tersebut.

Kendaraan yang tertimpa yakni, minibus Xenia bernomor polisi B-1936- VFF yang dikendarai oleh Sopyan Hadi (54), asal Karang tengah Ciledug Kota Tangerang. Meski ringsek seluruh penumpang minibus yang berjumlah delapan orang selamat dan tidak mengalami cidera.

Kemudian sepeda motor Vixion G-4112-PW yang dikemudikan oleh Iksan Muzaki (20) warga Desa Cikasur Rt 06/05 Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Saat kejadian, Iksan memboncengkan Wiyoso (57). Meski tertimpa pohon, Iksan tidak mengalami cidera, sedangkan Wiyoso mengalami patah tulang dan mendapat perawatan di RSUD dr Soeselo Kabupaten Tegal.

Selain itu sepeda motor Beat G-2779- TQ yang dikendarai Andi Sumanto (50) yang berboncengan dengan istrinya Ani Setia Astuti. Kedua warga Desa Penusupan Rt 02/04 Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal tidak mengalami cidera.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Jalan Raya Pangka-Slawi menjadi tersendat. Kendaraan dai arah Slawi dialihkan ke Desa Dukuh Sembung, sedangkan dari arah Pangkah dialihkan ke jalan lingkar Kota Slawi dan Penusupan.

BACA JUGA :  Kejar Target, Pemkab Tegal Ajukan Tambahan 50.000 Bidang Tanah di Program PTSL 2023

Hingga tengah malam, relawan berusaha mengevakuasi kendaraan yang tertimpa pohon randu itu. Para relawan menggunakan gergaji mesin dan truk krane untuk menyingkirkan pohon yang melintang di jalan. Evakuasi dilakukan

personel Polres Tegal, Polsek Pangkah, Koramil Pangkah, relawan BPBD Kabupaten Tegal, Bina Marga Provinsi Jateng, Taruna Jayaa, Tagana dan PMI Kabupaten Tegal.

Pohon tumbang ini diduga karena usianya sudah tua sehingga lapuk. Evakuasi pohon yang sudah dipotong-potong dilanjutkan pada Senin (26/12) siang.

Terkait musibah itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal , Elliya Hidayah mengatakan, terkait adanya korban yang mengalami patah tulang kanan , Pemkab Tegal akan menangung biaya pengobatannya.

“Kami telah mengecek kondisi korban di Rumah Sakit. Kami juga telah mengusulkan kepada Bupati Tegal untuk pengobatan korban. Telah disetujui akan dibebaskan biaya pengobatannya,”terang Elliya, Senin (26/12).

Untuk mencegah kejadian terulang, BPBD telah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pemantauan kondisi pohon-pohon besar terutama yang berdiri di pinggir jalan.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Tegal Muchtar Mawardi mengatakan, Bina Marga Provinsi Jateng melakukan evakuasi pohon tumbang. Pohon tersebut akan diolah di TPS 3R menjadi kompos.

“Antisipasi kejadian serupa, mitigasi berupa cek pohon-pohon besar akan ditingkatkan. Dimohon masyarakat melaporkan ke DLH bila dijumpai pohon-pohon yang rawan roboh.

(T04-Red)

Scroll to top
error: