Selain itu, mempersilakan guru-guru profesional tersebut, untuk dapat meningkatkan, mengeksplorasi, dan mentransformasi kemampuan yang dimiliki. Itu untuk menunjukan telah layak menjadi seorang guru profesional. ”Jika menjadi guru, janganlah setengah hati. Karena siswa sudah menggantungkan harapan pada guru dengan sepenuh hati,” ucap dia mengingatkan.
Rektor UPS Tegal Dr Taufiqulloh MHum mengatakan, jenjang untuk meningkatkan kualitas profesi guru dan menambah kualitas ilmu yang dimiliki, terbuka lebar di perguruan tingginya. ”Saya berharap, kalau sudah sukses kembali meningkatkan kualitasnya ke UPS lagi. Silakan melanjutkan S2 Magister Pedagogi, hingga S3 Ilmu Pendidikan di UPS. Karena perguruan tinggi kami sudah mendapatkan izin penyelenggaraan program doktoral pendidikan,” terang dia.
Menurut dia, jika mengikuti proses pembelajaran PPG, ada dua kompetensi penting untuk ditingkatkan agar menjadi guru progesional. Yaitu kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik.
Proses pembelajaran PPG, menurut dia, fokusnya punguatan komptetensi pedagogi. Bagaimana mempelajari berbagai tren inovasi pembelajaran, konsep teori pembelajaran, teknik pembelajaran dan sebagainya.
”Kemudian anda belajar meningkatkan kompetensi profesional guru. Salah satunya dengan penggunaan teknologi informasi, atau pemanfatan teknologi informasi. Karena perkuliahan PPG, menggunakan Learning Management System (LMS) yang disiapkan oleh GTK,” terang dia. **