Raker Gubernur di Jateng Fokus Ketahanan Pangan Energi

“Kita harus jemput bola ke OPD, di rapatkan dulu. Jadi ketika MoU atau kerja sama di lakukan, konsepnya sudah jelas,” tegasnya.

Menurut Ahmad Luthfi, pertemuan para gubernur harus berorientasi pada hasil nyata yang berdampak langsung pada pengembangan potensi wilayah.

“Orientasinya jangan sekadar program kegiatan, tapi hasil. Harus ada output yang jelas untuk pengembangan wilayah,” katanya.

Untuk memperkuat dampak ekonomi, pelaksanaan Raker MPU 2026 juga akan di sinergikan dengan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026. Sinergi ini di harapkan mampu membuka peluang investasi sekaligus memperkenalkan potensi Jawa Tengah ke tingkat nasional dan internasional.

BACA JUGA :  Aksi Mahasiswa UNS Hadang Wagub Jateng Berakhir Damai di Meja Diskusi

Selain itu, akan di gelar Business Matching Forum MPU yang mempertemukan pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, sektor swasta, hingga UMKM dari berbagai provinsi. Forum ini menjadi jembatan konkret untuk mendorong kerja sama bisnis lintas wilayah.

Momentum ini juga di manfaatkan Jawa Tengah untuk mempertegas perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional. Khususnya pada komoditas strategis seperti padi, jagung, dan kedelai.

Dengan skema kolaborasi antardaerah yang semakin solid, Jawa Tengah menargetkan forum MPU 2026 mampu melahirkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. (**)