Slawi  

Rest Area Non Tol Cacaban: Peluang Emas Menarik Investor dan Tingkatkan PAD Kabupaten Tegal

FOTO : Ilustrasi

SLAWI, smpantura – Waduk Cacaban akan menjadi pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tegal dan bisa untuk menarik investor, jika obyek wisata ini di koneksikan dengan tol Pejagan – Pemalang. Jadi, bagi pengguna tol yang kelelahan karena perjalanan lalu ingin mencari rest area yang nyaman, maka Cacaban menjadi pilihan yang cocok.

Ide dan gagasan ini, di kemukakan oleh seorang pemerhati ruang publik, Dr. Ismiyanto, S.H., M.H., M.M.. Ia mengatakan, bahwa jika obyek wisata Cacaban bisa di koneksikan dengan jalan tol, maka akan menjadi peluang ekonomi yang bagus untuk Kabupaten Tegal. Gagasan yang visioner tersebut tentu di kembalikan kepada ‘Good will’ dari pemerintah daerah.

Jarak waduk Cacaban dari exit tol Adiwerna kurang lebih 15 kilometer. Waktu tempuh akan tergantung dari kondisi lalu lintas saat itu. Namun jika di bangun jalur tersendiri dari exit tol Adiwerna di perkirakan kurang lebih berjarak 10 kilometer, tentunya akan mempercepat waktu tempuh di bandingkan jalur non tol.

BACA JUGA :  Universitas Bhamada Slawi Gelar Wisuda VI dan Angkat Sumpah Profesi

Cacaban merupakan penampungan air berupa waduk atau bendungan yang berfungsi untuk irigasi pertanian di wilayah Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Waduk ini merupakan jejak peninggalan Presiden RI pertama, Ir Soekarno.

Kini di fungsikan juga sebagai objek wisata dan menjadi sumber ikan air tawar. Waduk ini bisa menampung air hampir 50 juta meter kubik. Tempatnya yang luas dan keheningan suasananya menjadikan Cacaban cocok untuk relaksasi setelah beraktivitas maupun kepenatan seharian dalam perjalanan. (**)