Semarak Kirab Pemilu 2024, Ratusan Panji Demokrasi Diarak

BREBES, smpantura – Ratusan panji demokrasi, mulai dari bendera merah putih, KPU hingga partai politik diarak dalam Kirab Pemilu 2024, yang dilaksanakan KPU Kabupaten Brebes, Sabtu (16/9). Kirab yang berlangsung semarak itu, dipusatkan di Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Pemkab Brebes.

Arak-arakan panji demokrasi itu mendapat perhatian masyarakat sekitar. Bahkan, maskot Pemilu 2024, Sura dan Sulu ikut dalam kirab tersebut. Estafet Kirab Pemilu ditandai dengan penyerahan bendera merah putih dan KPU dari KPU Kabupaten Tegal kepada KPU Kabupaten Brebes.

Salain ratusan petugas penyelenggara Pemilu, dari mulai PPS hingga PPK, kirab juga ratusan perwakilan partai politik peserta pemilu 2024. Bahkan, Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin dan para petinggi partai politik di Brebes ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Brebes M Riza Pahlevi mengatakan, setelah menerima Kirab Pemilu 2024, pihaknya langsung melanjutkan Kirab Pemilu di tingkat Kabupten Brebes. Di mana, dalam Kirab Pemilu 2024 di KPU Brebes dilaksanakan mulai dari KPT Brebes hingga Islamic Center Brebes.

BACA JUGA :  Puluhan Rumah di Dua Kecamatan Terendam Banjir, Ini Penyebabnya

 

“Kirab ini bagian dari sosialisasi kami, agar masyarakat semakin tahu tentang Pemilu 2024. Kapan pelaksanaannya, partai politik apa saja pesertanya, surat suara apa saja yang harus dicoblos. Ini yang harus kita selalu sosialisasikan terus, untuk mendongkrak partisipasi pemilih,” jelasnya.

Menurut dia, sosialisasi yang dilaksanakan pihaknya melalui berbagai sarana. Selain lewat Kirab Pemilu 2024, pihaknya melakukan sosialisasi melalui media massa dan kegiatan lain, termasuk di tingkat PPK hingga PPS.

“Termasuk, kita sosialisasi melalui media sosial. Kita juga dibantu pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung khususnya kepada pemilih pemula di sekolah-sekolah,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan langkah sosialisasi yang masif, diharapkan target partisipasi kehadiran pemilih bisa tercapai. “Kita berharap tingkat partisipasi masyarakat ini bisa mencapai angka yang maksimal. Kalau minimalnya ya seperti yang ditargetkan KPU RI sebesar 77,5%,” pungkasnya. (T07_red)

Scroll to top
error: