Telan Anggaran Rp 79,3 Miliar, Proyek SPAM Tuk Uleng III Belum Bisa Dimanfaatkan

BUMIAYU, smpantura– Hasil proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Bumiayu Tuk Uleng tahap III ternyata belum bisa dimanfaatkan. Padahal proyek yang menelan anggaran Rp 79,3 miliar ini sudah selesai dan diserahterimakan ke Perumda Air Minum (PAM) Tirta Baribis Kabupaten Brebes, 2022 lalu.

SPAM Tuk Uleng III merupakan kelanjutan dari proyek tahap I dan II yang telah rampung. Pekerjaan SPAM Uleng III meliputi antara lain pemasangan pipa distrubusi mulai dari Penggarutan-Laren-Bantarkawung sepanjang lebih kurang 15 kilometer. Kemudian pembangunan reservoar di dua lokasi. Yaitu di Bayur, Desa Dukuhturi dengan kapasitas reservoar 350 meter kubik dan Desa Laren dengan kapasitas 1.000 meter kubik.

Direktur Teknis PAM Tirta Baribis, Zaeni, membenarkan jika hasil proyek SPAM Tuk Uleng III belum bisa difungsikan. Kondisi tersebut terjadi karena jaringan pipa utama (JPU) dari sumber mata air Tuk Uleng mengalami kerusakan saat banjir bandang Sungai Keruh. “Tahun 2020 dan awal 2021 JPU Tuk Uleng mengalami kerusakan hampir 70 persen sehingga belum dapat mensuplai untuk SPAM Bumiayu,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Senin (2/1).

BACA JUGA :  Puluhan Petugas Lapas Brebes Dites Urine

Saat itu, pihaknya telah mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang punya kewenangan, untuk merelokasi jaringan pipa yang telah rusak akibat bencana tersebut”Informasi yang kami terima, relokasi pipa tersebut akan dilakukan tahun ini, sehingga SPAM dapat segera berfungsi,”kata Zaeni.

SPAM Tuk Uleng bertujuan untuk memperluas atau menambah cakupan pelanggan hingga 16.000 sambungan rumah (SR) baru. Juga untuk memasok air bersih di beberapa wilayah yang selama ini sulit air, seperti Kalijurang, Galuhtmur, Kaligadung, Benda, dan Penggarutan akan teratasi.

Sambil menunggu SPAM Tuk Uleng berfungsi, PAM Tirta Baribis terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan.”Kami memanfaatkan sumber mata air yang ada diantaranya untuk memasok kebutuhan air di wilayah Tonjong, juga yang ada di Pruwatan Bumiayu dan sekitarnya,” kata Zaeni.(T06-red)

Scroll to top
error: