12 Tempat Wisata di Kabupaten Tegal Gratis, Cocok Buat Mengisi Liburan Sekolah

SLAWI, smpantura – Liburan sekolah telah tiba, saatnya mencari lokasi wisata yang menarik dan asik. Di Kabupaten Tegal, gudangnya tempat wisata dari mulai pesona laut hingga pegunungan. Tapi, apakah ada tempat wisata yang gratisan?.

Ya, tentu ada. Inilah 12 tempat-tempat wisata di Kabupaten Tegal yang gratisan.

1. Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa)
Taman Rakyat Slawi (Trasa) yang berada di jantung Kota Slawi menjadi denyut keramaian memasuki malam di Kabupaten Tegal. Lokasi ini selalu ramai saat malam hari, terlebih pada saat liburan sekolah dan hari-hari besar lainnya. Trasa dilengkapi arena main anak-anak, kios makanan, kafe, dan jajanan khas Slawi.

2. Taman Bungah
Taman Bungah baru dibangun beberapa tahun lalu. Lokasi Taman Bungah yang berada di depan Trasa Slawi juga bisa menjadi tempat wisata. Beberapa fasilitas yang ada berupa tempat duduk, toilet dan penjual kopi. Lokasi ini cocok untuk pasangan muda mudi yang tengah berpacaran.

3. Alun-alun Hanggawana
Berada di depan pusat Pemerintahan Kabupaten Tegal, Alun-alun Hanggawana yang dulunya dikenal dengan Alun-alun Slawi (AAS), juga tak kalah seru dengan Trasa. Bahkan, lokasi ini lebih banyak jajanan dan makanan khas Slawi. Ada juga mainan anak-anak dan tempat untuk santai.

4. Bundaran GBN
Bundaran Gerakan Banteng Nasional (GBN) yang berada di jalan utama Tegal-Purwokerto ini, tak pernah sepi. Lokasi ini cukup lengkap, karena di sebelah Utara ana Monumen GBN dan sebelah barat ada Masjid Agung Slawi. Monumen GBN ini juga bisa menjadi alternatif wisata edukasi, karena sejarah perjuangan masyarakat Slawi terpatri di dinding-dinding monumen.

5. Taman Rusa di Komplek Pemkab Tegal
Taman Rusa di komplek Perkantoran Pemkab Tegal bisa menjadi alternatif wisata saat liburan sekolah. Pengunjung bisa melihat dari luar pagar komplek Pemkab Tegal atau masuk ke dalam komplek ini. Ada dua lokasi taman Rusa, yakni di sebelah Utara dan Barat. Pengunjung bisa melihat prilaku rusa sekaligus memberikan makan rusak. Tapi, pengunjung membawa makanan rusa sendiri, seperti wortel, sayuran dan buah-buahan. Di sarankan sebelum memberikan makan rusa, sebaiknya meminta izin kepada penjaga taman.

6. Taman Rusa di Mako Brigif 4/ Dewa Ratna
Taman Rusa di Mako Brigif 4/ Dewa Ratna ini, selalu ramai dikunjungi warga sekitar pada sore hari. Para orangtua membawa anak-anaknya untuk sekedar memberikan makan rusa, sekaligus menyuapi anak-anaknya makan. Di lokasi ini juga ada pedagang yang menjual makanan rusa, dan jajanan untuk pengunjung. Hiburan lainnya mainan odong-odong dengan musik lagu anak-anak yang stay di lokasi tersebut.

7. Jembatan Danawarih
Jembatan ini merupakan sarana penghubung antar desa sekaligus menjadi objek wisata yang dibangun pada tahun 1992. Adapun lokasinya terletak di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.
Wisata gratis ini menyuguhkan pemandangan pepohonan hijau dan aliran air sungai yang jernih. Jembatan gantung yang dicat warna warni ini, cocok buat selfy dan foto praweding. Di lokasi ini juga ada beberapa warung kecil yang menyuguhkan makanan tradisional.

BACA JUGA :  Wisata yang Seru dan Memacu Adrenalin di Lembang

8. Slumpring
Wisata Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal menyediakan aneka kuliner tradisional. Wisata Pasar Slumpring ini terbilang unik. Sebab, wisata ini menawarkan nuansa khas pedesaan. Lokasinya di bawah pepohonan bambu yang rindang. Pengunjung tidak dipungut biaya saat masuk pasar ini, dan pengunjung juga bebas membeli makanan tradisional dan barang-barang lainnya.

9. Air Mancur Masjid Agung
Air Mancur Masjid Agung Slawi yang lokasinya berada di sebelah barat Bundaran GBN Slawi. Air mancur yang memancarkan beraneka warna ini, biasanya hanya beroperasi pada malam hari. Terutama, pada saat akhir pekan. Selain beribadah dan melihat keindahan Masjid Agung Slawi, juga bisa selfy di air mancur yang langsung berlatar belakang Masjid Agung Slawi.

10. Telaga Air Cempaka (Tuk Mudal)
Berdekatan dengan Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, terdapat wisata Tuk Mudal. Kolam mata air berdiameter sekitar 20 meter ini, pengunjung bisa naik perahu getek hingga mencoba bermain di atas air dengan balon besar. Tidak perlu bayar retribusi untuk masuk ke kawasan ini. Anda hanya cukup keluarkan kocek kurang dari Rp 10 ribu untuk biaya sewa perahu dan balon air.

Tuk Mudal sebenarnya sudah sejak lama ada. Namun, saat itu pemanfaatannya hanya sebagai sumber mata air untuk mengaliri sawah di desa setempat. Selain itu, digunakan untuk urusan mandi dan mencuci baju warga sekitar.

11. WKJ Kalibakung
Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Wisata ini menjadi wisata edukasi untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman herbal beserta manfaatnya kepada kaum muda hingga masyarakat luas. Selain itu, ada beberapa pelayanan yang ditawarkan wisata ini, seperti pelayanan pengobatan herbal.

Hampir sama seperti rumah sakit mini, di tempat ini tersedia ruang pendaftaran, ruang tunggu pasien, hingga ruang periksa. Namun bedanya, peran apotek di WKJ digantikan dengan griya jamu.

12. Danau Beko Margasari
Danau Beko adalah destinasi wisata yang terletak di Desa Kaladawa, Kabupaten Tega. Danau ini sebenarnya merupakan bekas tambang batu kapur yang secara alami terisi air, sehingga membentuk danau dengan air berwarna biru kehijauan yang menawan. Pemandangan di sekitar danau sangat indah, dengan tebing-tebing kapur yang menjulang dan refleksi air yang jernih. Wisatawan dapat menikmati pemandangan alam yang memukau, berfoto, dan menikmati suasana tenang di sekitar danau. Lokasi ini mulai populer di kalangan wisatawan lokal sebagai tempat rekreasi dan spot fotografi yang instagramable. Infrastruktur pendukung wisata seperti jalan akses dan fasilitas dasar terus dikembangkan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. (T05_Red)

Scroll to top
error: