Slawi  

Perkuat Kesadaran Remaja Cegah Pernikahan Dini Dengan “Backstreet”

SLAWI, smpantura – Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Backstreet: “Bangun Awareness Remaja Melalui Edukasi Terarah”.

Program ini merupakan kolaborasi kerja Forpis dalam mengimplementasikan Tri Bakti PMR ke-2 dan ke-3, khususnya pada penguatan kepedulian remaja terhadap isu sosial dan dampak pergaulan bebas.

Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana Ramadan ini diikuti oleh 98 anggota PMR Wira se-Kabupaten Tegal. Untuk memberikan pemahaman yang mendalam, Forpis menghadirkan narasumber ahli dari Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, yakni Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Pangestutiningsih, SKM., M.M. serta Tim Mediasi Pernikahan Dini, Ali.

Fokus utama materi meliputi pencegahan pernikahan dini, risiko kehamilan di bawah umur, hingga edukasi kesiapan mental menjadi orang tua. Melalui diskusi interaktif dan bedah studi kasus, para peserta diajak membedah dampak jangka panjang dari sisi kesehatan, psikologis, maupun sosial akibat pernikahan di usia belia.

BACA JUGA :  Bantu Sesama, Polres Tegal Bakti Sosial Donor Darah

Rangkaian acara disusun secara dinamis, dimulai dari registrasi, pembukaan, hingga ice breaking untuk mencairkan suasana. Setelah sesi edukasi yang intens, para anggota PMR Wira melakukan aksi nyata berupa pembagian takjil di RSUD dr. Soeselo Slawi. Kegiatan ditutup dengan khidmat melalui salat Maghrib berjamaah dan buka puasa bersama.

Dalam arahannya, Pangestutiningsih, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif ini.

“Remaja adalah agen perubahan. Melalui edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini dan kesehatan reproduksi, kami berharap anggota PMR tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi positif kepada teman sebaya,” tuturnya.