Slawi  

720 Personel Gabungan Amankan Mudik Kabupaten Tegal

Bus Wisata Guci Dialihkan Pemalang

Foto: Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo bersama tamu undangan mengecek kendaraan bermotor yang digunakan untuk Operasi Ketupat Candi 2026.

SLAWI, smpantura – Polres Tegal menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 pada Jumat (13/3/2026) sore di Lapangan Pemda Kabupaten Tegal. Sebanyak 720 personel gabungan di siagakan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H.

Operasi ini di jadwalkan berlangsung selama 13 hari ke depan, mulai 13 Maret 2026 hingga 25 Maret 2026. Perpanjangan durasi operasi nantinya akan mengikuti dinamika di lapangan serta instruksi dari Mabes Polri.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengungkapkan bahwa dari total 720 personel yang di kerahkan, 360 di antaranya adalah anggota Polri. Sisanya merupakan personel gabungan dari TNI, Brimob, instansi terkait, hingga potensi masyarakat.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Tegal juga menyiapkan 10 pos yang terdiri atas lima pos pelayanan, empat pos pengamanan dan satu pos terpadu guna memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Pelaku UMKM Dibekali Kemampuan Public Speaking

“Kami menyiapkan 10 titik yang terdiri dari Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan satu Pos Terpadu untuk memantau pergerakan pemudik di wilayah Kabupaten Tegal,” jelasnya.

Arahan Untuk Bus

Selain jalur utama mudik, Objek Wisata Guci menjadi salah satu fokus perhatian utama. Kapolres Tegal menyebutkan, kondisi jalan di kawasan Clirit yang masih rusak dan retak menjadi kendala serius bagi kendaraan besar seperti bus.

Secara tegas, Kapolres mengimbau bus pariwisata yang akan menuju Guci untuk tidak melewati jalur Clirit dan di alihkan melalui jalur Pemalang. Jalur Clirit hanya di peruntukkan bagi kendaraan kecil dan sepeda motor.