Brebes  

Diserbu Pemudik, Penjualan Oleh Oleh Telur Asin Brebes Naik Tiga Kali Lipat

BREBES, smpantura – Para pemudik yang akan kembali ke Jakarta dan beberapa kota besar, menyerbu pusat oleh oleh telur asin Brebes, Rabu (25/3). Membludaknya jumlah pembeli itu, membuat tingkat penjualan pedagang telur asin naik hingga tiga kali lipat.

Pantauan di lapangan, salah satu pusat oleh oleh telur asin Brebes yang diserbu pemudik, di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Akibat membludaknya pembeli itu, arus lalu lintas di Pusat Oleh oleh Telur Asin Brebes di Pesantunan tersendat. Itu menyusul banyaknya mobil pemudik yang silih berganti parkir. Sehingga memicu perlambatan.

Seorang pemudik, Yuyun asal Sumedang mengaku, setiap kali pulang kampung saat Lebaran, dirinya selalu mampir untuk membeli oleh oleh telur asin Brebes ini. Telur asin yang dibeli, selain untuk dimakan keliarga, juga akan dibagikan ke tetangga sebagai buah tangan pulang kampung.

“Saya setiap pulang kampung pasti beli oleh oleh telur asin Brebes ini. Rasanya khas dan enak, berbeda dengan telur asin lainnya,” ucapnya.

BACA JUGA :  Desa Tegongan, Perbaiki Jalan Desa Untuk Mendukung Akses Perekonomian Warga

Dhani Bagus Purnama, pemilik toko telur asin Brebes mengatakan, pada arus balik Lebaran ini, tingkat penjualan mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat dari hari biasa. Saat ini setiap hari rata-rata bisa menjual telur asin sebanyak 15.000 butir. Sementara saat hari biasa hanya 5.000 butir per hari.

“Mayoritas pembelinya pemudik yang akan balik ke Jakarta. Peningkatan penjualan ini mulai terjadi satu hari setelah Lebaran,” ungkapnya.

Menurut dia, selain telur asin rebus, pihaknya juga menyediakan berbagai varian telur asin. Di antaranya, telur asin panggang dan bakar. Takh hanya telur asin, berbagai oleh oleh khas Brebes juga disediakan. Seperti, bawang merah, bawang goreng hingga cemilan dari olahan telur asin.