SLAWI, smpantura – Kabar duka datang dari tanah suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tegal yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SOC 3 Solo di laporkan meninggal dunia di Madinah pada Kamis (23/4/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal, Muhaimin, mengonfirmasi bahwa jemaah tersebut bernama Rodiyah (68), warga Desa Pagongan, Kecamatan Dukuhturi.
Almarhumah merupakan bagian dari Rombongan 5 Regu 18 dan berangkat melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Penawaja, Kecamatan Talang.
Muhaimin menjelaskan, almarhumah tiba di Madinah bersama rombongan Kloter 3 pada Kamis (23/4/2026) pukul 04.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Berdasarkan laporan kronologi yang di terima, Rodiyah mulai mengalami sesak napas sesaat setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Madinah.
“Pasien sempat di tangani di klinik bandara, namun keluhan sesak napas masih berlanjut. Beliau kemudian di rujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk di periksa dokter spesialis jantung,” ujar Muhaimin, Jumat (24/4/2026).
Di KKHI, Rodiyah menjalani pemeriksaan medis menyeluruh, termasuk EKG dan Echo. Saat itu, hasil pemeriksaan di nyatakan stabil sehingga ia di perbolehkan kembali ke hotel.
Namun, setibanya di hotel, kondisi Rodiyah mendadak memburuk. Setelah keluar dari kamar mandi, ia tiba-tiba lemas hingga mengalami henti napas dan denyut nadi tidak teraba.
“Petugas kesehatan sudah berupaya melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP), namun tidak ada respons. Pasien di nyatakan meninggal dunia pada pukul 11.45 WAS,” lanjutnya.
Pihak keluarga di tanah air telah menerima informasi duka tersebut. Rencananya, jenazah Rodiyah akan di makamkan di Pemakaman Baqi, Madinah.


