SEMARANG, smpantura – Jawa Tengah tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi penggerak utama kolaborasi antar daerah. Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (MPU) 2026 yang akan di gelar di Semarang pada 11–12 Mei di rancang sebagai forum strategis untuk mendorong percepatan swasembada pangan sekaligus memperkuat ketahanan energi lintas wilayah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan Rapat Kerja Gubernur dan Rapat Gabungan MPU Tahun 2026. Agenda ini akan di hadiri 10 gubernur dari provinsi anggota MPU, serta di rencanakan turut mengundang dua provinsi tambahan, yakni Maluku Utara dan Riau.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, menyampaikan bahwa berbagai persiapan terus di maksimalkan agar forum berjalan efektif dan mampu menghasilkan kesepakatan yang konkret.
“Rencananya akan di hadiri 10 gubernur MPU dan juga mengundang Maluku Utara serta Riau,” ujarnya.
Adapun 10 provinsi yang tergabung dalam forum MPU. Meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Tengah.
Tema
Mengusung tema “Sinergi MPU 2026: Memperkuat Konektivitas Antarwilayah Menuju Swasembada Pangan dan Ketahanan Energi Nasional”, forum ini di proyeksikan menjadi ruang strategis untuk menjawab tantangan sektor pangan dan energi di tengah dinamika global.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan, forum MPU tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Ia meminta seluruh perangkat daerah mengintensifkan koordinasi agar setiap rencana kerja sama memiliki konsep yang matang dan siap di eksekusi.


