Tegal  

Era Digital Tanpa Batas, Fikri : Guru Harus Tingkatkan Kompetensi

TEGAL, smpantura – Puluhan guru di Kota Tegal mengikuti workshop implementasi digitalisasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Hotel Kotta Go, Rabu 29 April 2026.

Kegiatan ini di gelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama DPR RI sebagai bagian dari penguatan kapasitas guru di era digital.

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menekankan pentingnya kesinambungan pelatihan serupa agar para guru memiliki pemahaman yang merata dan tidak salah arah dalam menghadapi derasnya arus informasi digital.

Menurut Fikri, perubahan lanskap pembelajaran pascapandemi Covid-19 membuat dunia pendidikan semakin akrab dengan sistem daring.

Namun, di sisi lain, muncul tantangan baru, yakni kecenderungan mengukur kebenaran dari sesuatu yang viral.

“Tidak semua yang viral itu benar. Harus ada verifikasi dan analisis data untuk memastikan informasi yang d iterima,” ujar Fikri.

BACA JUGA :  PELITA Launching Seleksi Bersama Masuk Politeknik Swasta

Fikri menilai, guru saat ini perlu di bekali keterampilan tambahan. Termasuk dasar-dasar pemrograman atau coding, guna menyesuaikan dengan kebiasaan generasi muda yang lekat dengan dunia digital dan konten kreatif.

“Anak-anak sekarang sudah menjadi bagian dari ekosistem digital global. Produk-produk dari luar, seperti Korea dan China, dengan mudah masuk dan menjadi konsumsi sehari-hari. Guru harus siap menghadapi itu,” kata Fikri.

Perubahan Paradigma

Fikri juga menyoroti perubahan paradigma pembelajaran. Jika sebelumnya akses informasi terbatas pada buku dan guru di kelas, kini siswa dapat belajar kapan saja melalui berbagai platform digital.

“Dulu interaksi terbatas di ruang kelas, sekarang tanpa batas. Ini realitas yang tidak bisa di hindari, sehingga di perlukan filter kognitif di tengah lautan informasi,” ujar Fikri.