Tegal  

Sengketa Tanah di Tegal Berkahir Damai, Eksekusi Dibatalkan

Kuasa hukum Rukhayah, Fajar Ari Sudewo, memberikan keterangan kepada wartawan di Pengadilan Negeri Tegal, Rabu 29 April 2026.

TEGAL, smpantura – Sengketa tanah antara Rukhayah dan Sarinah di Kota Tegal, berakhir damai setelah kedua pihak mencapai kesepakatan pembagian aset secara kekeluargaan.

Kesepakatan tersebut sekaligus menghentikan proses hukum yang sebelumnya telah memasuki tahap peringatan pengadilan atau aanmaning.

Kuasa hukum Rukhayah, Fajar Ari Sudewo, Rabu 29 April 2026 mengatakan, perkara itu sempat berada di ambang eksekusi.

Pengadilan, kata Fajar, telah memberikan teguran agar putusan dijalankan secara sukarela tanpa perlu tindakan paksa.

“Aanmaning merupakan peringatan sebelum eksekusi dilakukan. Tujuannya agar para pihak melaksanakan putusan tanpa harus ada eksekusi lapangan,” ujar Fajar, di Pengadilan Negeri Tegal.

Di tengah proses tersebut, kedua pihak memilih menempuh jalur damai. Melalui serangkaian pertemuan, disepakati bahwa objek sengketa tidak diserahkan sepenuhnya kepada salah satu pihak, melainkan dibagi berdasarkan hasil musyawarah.

BACA JUGA :  Delapan Banom MWC NU Tegal Selatan Dilantik Bersamaan dengan Halal Bihalal

Aset tersebut rencananya akan dijual, dengan hasil penjualan dibagi dua. Selain itu, terdapat kesepakatan pemberian kompensasi kepada pihak Rukhayah sebagai bagian dari pertimbangan kontribusi di masa lalu.

Seiring tercapainya kesepakatan, permohonan eksekusi yang sebelumnya diajukan ke pengadilan dipastikan akan dicabut.

“Permohonan eksekusi kami cabut karena para pihak telah sepakat berdamai,” kata Fajar.

Meski demikian, Fajar menegaskan bahwa langkah hukum tetap dapat ditempuh apabila kesepakatan tidak dijalankan.

“Jika terjadi wanprestasi, kami tetap bisa mengajukan eksekusi kembali sesuai putusan,” ujar Fajar.

Dari pihak keluarga, perwakilan Rukhayah, Ikmal Jaya, menyampaikan bahwa proses damai bermula dari silaturahmi yang dilakukan Sarinah bersama anaknya ke kediaman Rukhayah pada Senin, 27 April 2026.