Taj Yasin Minta Dukungan Pusat untuk MTQ 2026

JAKARTA, smpantura – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengintensifkan koordinasi teknis menjelang pelaksanaan MTQ Nasional XXXI tahun 2026.

Hal tersebut di bahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu, 29 April 2026, guna memastikan penyelenggaraan MTQ di Kota Semarang pada September 2026 dapat berjalan lancar.

Menteri Koordinator PMK, Pratikno, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memberikan dukungan penuh. Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas kementerian akan di perkuat agar kebutuhan logistik dan infrastruktur dapat terpenuhi dengan optimal.

“Pokoknya kita dukung penuh. Urusan seperti ini, mulai dari haji, mudik, hingga PON, kami sudah biasa mengoordinasikan dukungannya. Apalagi ini di Semarang, wilayahnya sudah menyatu dengan Solo dan Jogja, sehingga akses akomodasi sangat fleksibel,” ujar Pratikno.

BACA JUGA :  Mangga Istana Pemalang Sampai ke Mancanegara Angkat Ekonomi Kreatif

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, mengatakan, tahapan persiapan penyelenggaraan MTQ 2026 telah berjalan sejak awal tahun. Saat ini, aspek administratif seperti Surat Keputusan (SK) kepanitiaan, penentuan tema, hingga penyelesaian logo dan maskot sudah tuntas.

“Tahapan kita sudah semakin matang. Tempat, logo, dan tema sudah disepakati. Bulan April ini kita mulai proses penentuan event organizer yang akan melaksanakan kegiatan,” kata Taj Yasin.

Persiapan Teknis

Meski persiapan teknis di daerah berjalan lancar, Taj Yasin menekankan pentingnya intervensi pusat terkait aksesibilitas dari masing-masing lokasi acara. Sebab, terdapat 13 venue yang seluruhnya berpusat di Kota Semarang.