BREBES, smpantura – Upaya penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas di bidang digital. Salah satunya melalui pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Kegiatan yang digelar di Grand Dian Hotel Bumiayu pada Sabtu (2/5/2026) ini diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari wilayah Brebes selatan. Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi dasar terkait AI, tetapi juga praktik langsung penerapannya dalam pemasaran produk. Mulai dari pembuatan konten promosi, penyusunan deskripsi produk, hingga strategi menjangkau pasar digital.
Salah satu peserta, Mukmin, mengaku pelatihan tersebut memberikan pemahaman baru bagi dirinya. Menurut dia, AI yang sebelumnya dianggap rumit, ternyata dapat dimanfaatkan secara praktis dalam mendukung usaha.
“Awalnya saya kira sulit, ternyata bisa membantu pemasaran produk,” ujarnya.
Anggota DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengatakan, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.
Menurutnya, penguatan sektor UMKM perlu dilakukan tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga pemasaran. Digitalisasi, termasuk pemanfaatan AI, dinilai menjadi kunci agar pelaku usaha dapat bertahan dan berkembang.
“UMKM harus mulai beradaptasi dengan teknologi. Ini menjadi salah satu langkah agar bisa meningkatkan daya saing,” katanya.
Ia menambahkan, penggunaan AI juga dapat membantu pelaku usaha menekan biaya promosi yang selama ini masih bergantung pada metode konvensional.


