Batang  

DPRD Batang Dorong Mediasi Kasus Bocah Luka Bakar

KUNJUNGI KORBAN: Ketua Komisi IV DPRD Batang H. Tofani Dwi Arianto bersama anggota Komisi IV Muhammad Hanif Afdlolurrohman mendatangi rumah korban berinisial RZA pada Kamis (14/5).

BATANG, smpantura – Komisi IV DPRD Kabupaten Batang mendorong penyelesaian secara damai dalam kasus bocah luka bakar yang terjadi di Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang. Pendekatan mediasi di nilai penting di lakukan mengingat korban maupun terduga pelaku masih sama-sama anak di bawah umur dan tinggal dalam lingkungan bertetangga.

Ketua Komisi IV DPRD Batang H. Tofani Dwi Arianto bersama anggota Komisi IV Muhammad Hanif Afdlolurrohman mendatangi rumah korban berinisial RZA pada Kamis (14/5), setelah bocah tersebut di perbolehkan pulang dari RSUD Kalisari Batang.

Dalam kunjungan itu, keduanya memberikan dukungan moril sekaligus bantuan tali asih kepada keluarga korban. Mereka juga memastikan kondisi korban pasca menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang cukup serius di beberapa bagian tubuhnya.

Tofani mengatakan, langkah mediasi perlu di kedepankan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan antar keluarga. Menurut dia, seluruh pihak perlu memikirkan masa depan anak-anak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

BACA JUGA :  Sambut HUT Ke-57 Batang Pemkab Gelar Lomba SKJ 88 

”Dua-duanya masih anak-anak. Pelaku juga masih kelas VIII SMP, sedangkan korban masih kelas I SD. Kami berharap kedua keluarga bisa mediasi dan mencari jalan terbaik untuk berdamai,” ujar Tofani saat di temui di rumah korban.

Ia menilai penyelesaian secara kekeluargaan tetap dapat di lakukan tanpa mengesampingkan hak korban untuk memperoleh perlindungan dan pengobatan maksimal. Sebelumnya, kasus luka bakar yang di alami RZA sempat menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Batang setelah korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah hingga badan.

Kronologi

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, peristiwa itu terjadi saat korban diduga bermain bersama sejumlah temannya di sekitar kandang burung merpati. Saat kejadian, api tiba-tiba menyambar tubuh korban. Korban disebut berada di posisi paling belakang ketika insiden tersebut terjadi. Hingga kini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Batang dan masih dalam penanganan aparat kepolisian.