BATANG, smpantura – Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan uji coba kendaraan listrik sebagai langkah awal mendukung efisiensi energi dan penggunaan transportasi ramah lingkungan di lingkungan pemerintahan. Kegiatan pengujian mobil listrik tersebut di laksanakan di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (8/5).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Sri Purwaningsih mengatakan, uji coba ini di lakukan untuk melihat efektivitas penggunaan mobil listrik di bandingkan kendaraan konvensional. Sebab selama ini di gunakan sebagai kendaraan dinas menggunakan kendaraan konvensional.
”Nyaman, hampir tidak ada suaranya karena memang mobil listrik. Harapan kami ke depan, penggunaan kendaraan listrik ini bisa menjadi alternatif. Karena biaya BBM kendaraan konvensional sekarang cukup mahal,” ujarnya.
Kajian Lanjut
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Batang masih akan melakukan kajian lebih lanjut sebelum memutuskan penggunaan mobil listrik untuk kendaraan operasional kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Sri Purwaningsih, setelah tahap uji coba selesai, akan di lakukan pemaparan dan penghitungan mengenai tingkat efisiensi biaya antara kendaraan konvensional dan kendaraan listrik.
”Nanti akan kita hitung dulu perbandingan biaya operasionalnya. Apakah lebih menguntungkan menggunakan mobil listrik atau kendaraan konvensional,” ucapnya.
Sri Purwaningsih juga menyebut, apabila rencana tersebut di realisasikan, kendaraan listrik nantinya di prioritaskan untuk kepala dinas dan camat secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Jika di total, kebutuhan 50 unit mobil listrik. Namun terkait hal ini, pihaknya akan melaporkan terlebih dahulu ke bupati. Selain di nilai lebih hemat energi, mobil listrik di nilai juga di anggap memiliki biaya perawatan yang lebih rendah. Mobil listrik juga tidak memerlukan BBM maupun pergantian oli mesin seperti kendaraan berbahan bakar minyak.


