Batang  

Kerjasama Zhijiang Dorong Investasi Triliunan ke Batang

TANDA TANGAN: Wakil Bupati Batang menandatangi naskah kerjasama Sister City antara Kabupaten Batang dengan Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam Rapat Paripurna DPRD Batang, Selasa (28/4).

BATANG, smpantura – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyepakati kerja sama Sister City dengan Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan tersebut di sahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Batang, Selasa (28/4), sebagai langkah strategis membuka peluang investasi dan memperluas jejaring internasional daerah.

Kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi di targetkan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Batang membidik pertumbuhan sektor industri, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan budaya.

Persetujuan kerja sama tersebut merupakan hasil pembahasan Komisi I DPRD Batang yang sebelumnya telah melakukan kajian mendalam terhadap rencana kolaborasi lintas negara tersebut. Ketua Komisi I DPRD Batang, Kukuh Fajar Rhomadhon mengatakan, kerja sama ini di arahkan pada pengembangan industri berkelanjutan. Termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

BACA JUGA :  Perdalam Keimanan, WBP Ikuti Pengajian Ayatul Khirzi

”DPRD menilai kerja sama ini selaras dengan penguatan hubungan bilateral Indonesia–China yang semakin erat. Selain itu, kerja sama ini juga di dorong oleh program Two Countries Twin Parks (TCTP) yang memperkuat rantai pasok industri kedua negara,” ujar Kukuh, Selasa (28/4/2026).

Dampak Investasi

Ia mengungkapkan, dampak investasi dari kerja sama ini mulai terlihat dengan masuknya perusahaan Allmed Medical melalui PT Ace Medical Products Indonesia. Nilai investasi yang di gelontorkan mencapai Rp 1,6 triliun hingga Rp 1,7 triliun. Investasi tersebut di proyeksikan mampu menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja lokal mulai April 2026.