SLAWI, smpantura – Peringatan Hari Kartini di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal tampil berbeda tahun ini. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disperpusip resmi meluncurkan Bank Sampah Kartini di ruang auditorium kantor setempat, Senin (20/4/2026).
Ketua DWP Disperpusip Kabupaten Tegal, Fica Ariyanti Nugroho, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata perempuan dalam menjawab tantangan zaman.
“Perempuan masa kini harus mandiri, kreatif, dan peduli lingkungan. Bank sampah ini diharapkan memotivasi anggota untuk mengelola limbah kantor maupun rumah tangga agar bernilai ekonomis,” ujarnya.
Fica juga mengapresiasi Sri Harwati, anggota DWP sekaligus Pustakawan Disperpusip yang saat ini menjadi calon penerima Kalpataru tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. Dalam acara tersebut, Sri Harwati memandu praktik pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.
“Minyak jelantah yang biasanya dibuang kini jadi produk fungsional. Ini upaya konkret mengurangi pencemaran limbah domestik,” jelas Sri Harwati di hadapan peserta yang antusias.
Kepala Bidang Perpustakaan, Sri Handayani, menambahkan bahwa emansipasi saat ini juga mencakup aspek keberlanjutan. “Perempuan adalah bagian penting dalam merawat masa depan melalui kepedulian lingkungan,” pungkasnya. (**)


