Pupuk NPK Custom Diaplikasikan Perdana di Demplot Tebu Desa Kalikangkung

SLAWI, smpantura -Penandatanganan nota deklarasi kerjasama program Makmur dilakukan antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX bersama PT Pupuk Kujang Cikampek, DPP Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Pimpinan Bank BNI dan Pimpinan Bank BRI, Kamis ( 1/12).

Penandantangangan dilaksanakan pada acara aplikasi perdana pupuk NPK custom komoditas tebu program Makmur yang digelar di rumah Ketua DPP APTRI Fatkhudin di Desa Kalikangkung, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penananam dan aplikasi perdana pupuk NPK custom di lahan demplot Desa Kalikangkung. Pada kesempatan itu General Manager Tranformation Business PT Pupuk Kujang Cikampek Erliza Eka Wijayanti menyerahkan pupuk demplot NPK Kujang 21-9-15+4S+0,5Zn sebanyak 700 kilogram.

Menurut Erliza, pupuk NPK Kujang 21-9-15+4S+0,5Zn telah mengandung kandungan sulfur sesuai kebutuhan tanaman tebu.

“Acara tanam tebu untuk demplot dan pemupukan pertama untuk demplot di Desa Kalikangkung merupapakan kerjasama antara PT Pupuk Kujang Cikampek dengan PTPN IX , yang telah diawali dengan MoU antara PT Pupuk Kujang dan PTPN IX. Hari ini kita realisasinan dengan demplot, semoga bisa berlanjut dengan kerjasama yang lain,”tutur Erliza.

Erliza menambahkan, PT Pupuk Kujang Cikampek telah menjalankan Program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) atau agro solution sejak 2021.

SEVP Operasional PTPN IX Budiyono menyebutkan, PTPN IX dan PT Pupuk Kujang Cikampek telah menandatangani MoU di Surabaya tanggal 18 Maret 2022 untuk menyukseskan program Makmur, yang merupakan mandatori dari Kementerian BUMN.

BACA JUGA :  Tren Gangguan Kesehatan Jiwa di Wilayah Kecamatan Slawi Meningkat 

Budiyono menyebutkan, di Jateng pada tahun 2022 ini membutuhkan pupuk untuk 3.857 hektar lahan.

“Mudah-mudahan sinergi ini membuat tebu, gula manis semua. Kita yakin PT Pupuk Kujang Cikampek professional,”sebutnya.

Diharapkan aplikasi perdana pupuk NPK custom sebanyak 700 kg akan meningkatkan produktivitas tebu yang ditanam petani.

Sementara itu, Ketua DPP APTRI Fatkhudin kerjasama yang dilakukan antara sejumlah pihak dalam rangka peningkatan produktivitas tebu diProvinsi Jateng untuk mendukung swasembada gula konsumsi 2024.

Fatkhudin menyebutkan, di Kabupaten Tegal masih ada potensi 1.200 hektar lahan tebu. Komoditas digiling di PG Sragi dan Kersana Baru. Dengan menggunakan pupuk NPK custom diharapkan produktivitas tebu mencapai 90 ton per hektar.

Hadir dalam acara tersebut, Direktur PT SGN, Kepala Bagian Operasional PTPN IX, Ketua DPD APTRI Jateng , DPC APTRI PG Sragi, DPC APTRI Jatibarang, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Forkopincam Pangkah, Pimpinan BRI Tbk, BNI Tbk, Ketua Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Sumber Manis PG Pangka, KPTR Tani Maju Pg Pangka, KPTR Reksa Jaya Pemalang, KPTR Jati Lestari Jatbarang, GM PG Pangka, GM PG Sragi,Kades Kalikangkung, Adm KPH Balapulang, ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal. (T04-Red)

Scroll to top
error: