ART Batang Meninggal Diduga Lompat dari Lantai 4, Rizal Bawazier Desak Polisi Usut Tuntas 

”Pemerintah daerah melalui camat, kepala desa, hingga RT harus aktif memberikan sosialisasi. Jangan sampai warga, terutama yang masih di bawah umur, bekerja jauh tanpa perlindungan yang memadai,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan peristiwa ini dengan kondisi ekonomi masyarakat yang masih terbatas, sehingga mendorong sebagian warga untuk merantau ke kota besar demi mencari penghidupan.

”Kalau di daerah tersedia lapangan kerja yang cukup, tentu warga tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah,” tuturnya.

Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Diva Maelisa (15), warga Desa Ngroto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, putri pasangan Raudin (37) dan Umayah (33). Kepala Desa Ngroto, Siam Susanto, menyebutkankeluarga korban tergolong dalam kondisi ekonomi terbatas. Ayah korban bekerja serabutan sebagai buruh tani dan kuli bangunan di luar kota.

”Kalau di kampung, bapaknya kerja serabutan. Kadang ikut proyek di luar kota,” kata Siam.

BACA JUGA :  Rizal Bawazier Ragukan Klaim Kontribusi Pajak Pertamina Rp159 Triliun dan Soroti Penutupan Pertashop

Sejak kecil, Diva dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan kerap membantu orang tua, termasuk dalam produksi emping melinjo di rumah. Namun, karena keterbatasan ekonomi, ia memutuskan berhenti sekolah dan bekerja untuk membantu keluarga. Padahal, secara usia, korban seharusnya masih menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah atas. Ia diketahui baru bekerja sebagai ART di Jakarta selama beberapa bulan setelah Lebaran tahun ini.

”Baru beberapa bulan kerja. Habis Lebaran langsung berangkat ke Jakarta,” ujar Siam.

Keputusan tersebut diambil keluarga dengan harapan dapat membantu perekonomian rumah tangga, mengingat pekerjaan di kampung tidak selalu tersedia. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kronologi kejadian, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan korban nekat melompat dari lantai atas bangunan. (**)