ART Batang Meninggal Diduga Lompat dari Lantai 4, Rizal Bawazier Desak Polisi Usut Tuntas 

JAKARTA, smpantura – Anggota DPR RI untuk Dapil Batang, Pekalongan, Pemalang, Rizal Bawazier mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tewasnya seorang asisten rumah tangga (ART) asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang diduga melompat dari lantai empat sebuah rumah kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta.

Permintaan tersebut ditujukan kepada Polda Metro Jaya agar penanganan perkara dilakukan secara transparan dan menyeluruh, termasuk mengungkap kemungkinan adanya unsur tekanan atau kekerasan yang dialami korban sebelum kejadian.

”Logikanya, jika seseorang sampai memilih melompat dengan mengetahui risikonya, berarti ada tekanan yang luar biasa,” ujarnya, Sabtu (25/4).

Ia menilai, dugaan tekanan psikologis terhadap korban perlu didalami secara serius oleh penyidik. Terlebih, dalam peristiwa tersebut terdapat dua ART yang diduga terlibat dalam insiden serupa, sehingga memunculkan indikasi adanya kondisi yang tidak wajar di lingkungan tempat tinggal maupun kerja korban. Rizal Bawazier menegaskan, siapapun yang terlibat dan terbukti melakukan pelanggaran hukum harus diproses tanpa pandang bulu.

BACA JUGA :  Universitas Bhamada Slawi Raih Penghargaan Indonesian Creativity and The Best Leader Award 2023

”Siapapun tokoh atau pihak yang terlibat, jika ditemukan unsur pidana yang menyebabkan korban nekat melompat hingga meninggal dunia, harus diproses secara adil,” ucapnya.

Selain mendorong penegakan hukum, Rizal juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan edukasi ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya di daerah asal korban, yaitu Kabupaten Batang. Menurut dia, edukasi terkait risiko kerja di luar daerah, termasuk perlindungan tenaga kerja, perlu diperkuat hingga ke tingkat desa.