Brebes  

Begini Pesan Wakil Bupati Brebes Saat Beri Pembekalan JCH

Para JCH Asal Kabupaten Brebes saat mendapat pembekalan di Gedung Islamic Center Brebes.

BREBES, smpantura – Pemkab Brebes menggelar kegiatan pamitan dan pembekalan bagi Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 H/2026 M, di Gedung Arofah Islamic Center Brebes, kemarin. Acara di hadiri Wakil Bupati (Wabup) Brebes Wurja. Ia bahkan menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah di berikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Wabup juga mengingatkan jamaah untuk mematuhi aturan yang berlaku selama di Arab Saudi serta menjaga sikap dan perilaku sebagai duta bangsa.

“Saya berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kondisi kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta disiplin dalam mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku. jangan memaksakan diri dalam beribadah jika kondisi fisik tidak memungkinkan, karena menjaga keselamatan jiwa juga merupakan bagian dari ibadah,” ucapnya.

Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Brebes M Aqsho mengatakan, pembekalan bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada jamaah terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji, menjaga kesehatan selama di Tanah Suci, serta pentingnya menjaga kekompakan dan nama baik daerah.

BACA JUGA :  21.916 Lembar Surat Suara Rusak dan Kelebihan Dimusnahkan KPU Brebes

Dia juga menekankan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan ruhani yang menuntut kesiapan hati dan kesungguhan dalam beribadah.

“Calon jamaah haji hendaknya meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, serta menjaga akhlak selama menjalankan rangkaian ibadah. Haji mabrur tidak hanya di ukur dari pelaksanaan ritual, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke tanah air,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, para JCH juga di perkenalkan Petugas Haji Daerah (TPHD) yang akan mendampingi jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji. Para petugas ini memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan, bimbingan, serta penanganan berbagai kebutuhan jamaah di Tanah Suci. (**)