Brebes  

Kasus Perundungan Menimpa Siswa SD di Brebes, Korban Alami Memar dan Trauma

FOTO : ilustrasi

BREBES, smpantura – Dugaan kasus perundungan menimpa seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Insiden ini dalami AN, siswa SD Negeri di Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Ia menjadi korban kekerasan oleh 6 teman sekelasnya. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka memar dan trauma.

Peristiwa perundungan itu terjadi di dalam kelas di saat guru baru saja keluar usai memberikan pelajaran, Jumat (10/4/2026) lalu. Kasus perundungan tersebut ternyata bukan kali pertama di alami korban.

“Untuk kejadian kemarin itu hari Jumat, kebetulan saya sedang rapat di Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan. Guru kelas setelah mengajar pada saat jam istirahat keluar ruang kelas, kemudian informasi dari guru kelas menyampaikan bahwa pintu itu kemudian di tutup. Setelah di tutup mungkin terjadi pembullyan itu, setelah selesai tidak banyak waktunya sebentar terus pulang (korban bullying),” ungkap Kepala Sekolah tempat korban bersekolah, Azzi Machawati.

BACA JUGA :  Safari Ramadan di Salem, Mitha Soroti Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Setelah kejadian tersebut, lanjut dia, orang tua korban kemudian datang ke sekolah menyampaikan jika anaknya habis di pukuli.

Berdasarkan pengakuan korban kepada orang tuanya, perundungan itu di dasari karena saat bulan ramadhan AN kerap diajak oleh pelaku untuk main dan membatalkan puasa. Namun ajakan itu di tolak oleh korban. Hal itu yang menyebabkan pelaku menaruh rasa dendam kepada korban.

“Alasannya karena pada saat bulan puasa anak saya itu tidak mau diajak bermain, padahal dia tahu kalau bermain sama D Itu sampai sore, melupakan waktu salat, sampai dengan malah terjadi puasanya itu batal akhirnya nggak mau tidak mau berteman seperti itu,” terangnya.