SLAWI, smpantura – Warga Kecamatan Margasari dan sekitarnya bisa sedikit lega. Sebab, kerusakan jalan di ruas Margasari-Jedug yang sudah sangat di keluhkan akan mendapat penanganan perbaikan di tahun 2026.
Untuk perbaikan ruas jalan Margasari-Jedug ini, Pemkab Tegal telah mengalokasikan anggaran Rp 8 miliar. Anggaran ini, bersumber dari bantuan Keuangan Provinsi tahun anggaran 2026. Hal itu terungkap saat Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengecek kondisi riil ruas jalan Margasari-Jedug, Kamis (21/5/2026).
Ruas jalan Margasari-Jedug selama ini menjadi akses vital perekonomian warga. Ruas jalan ini, yang menjadi penghubung Margasari-Pagerbarang, dan Karangdawa serta Jatilaba menuju pusat kota.
“Dinas PUPR sudah saya minta mengejar agar proses pengadaan bisa cepat dan pelaksanaannya bisa segera di mulai,” ujar Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman di sela-sela kegiatannya.
Menurut Bupati, pengerjaan proyek infrastruktur ini, sedianya di jadwalkan berjalan langsung setelah hari raya Idul Fitri lalu. Namun gejolak geopolitik global di Selat Hormuz memicu kenaikan harga material, aspal, hingga solar industri. Sehingga mengharuskan dinas terkait melakukan penyesuaian harga dan perhitungan ulang.
Truk Galian C
Bupati Ischak menegaskan, Pemkab Tegal telah berupaya melakukan perbaikan. Tetapi jika penggunaan jalan tidak sesuai, maka akan berpengaruh pada umur jalan. Ruas jalan Margasari-Jedug kerap di lalui truk angkutan galian C. Termasuk truk yang Over Dimension Over Load (ODOL), dan ini menjadi penyumbang kerusakan jalan. Oleh karena itu, skema perbaikan kali ini wajib menggunakan sistem cor beton demi ketahanan jangka panjang.



