Tegal  

Disdikbud Tegal Turun Tangan, Siswi Korban Perundungan Didampingi Psikolog

Pihak sekolah memberikan informasi kepada Kepala Disdikbud dan Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal, mengenai dugaan kasus perundungan, Senin 11 Mei 2026.

TEGAL, smpantura – Pemerintah Kota Tegal bergerak cepat menyikapi dugaan kasus perundungan yang menimpa seorang siswi SMP negeri di wilayahnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bersama instansi terkait langsung turun melakukan pendampingan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Menurut Dewi, kejadian seperti ini tidak seharusnya terjadi, terlebih melibatkan usia pelajar.

“Lingkungan pendidikan itu harusnya jadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Dewi, Senin 11 Mei 2026.

Meski insiden terjadi di luar lingkungan dan jam sekolah, Dewi menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah mendatangi sekolah dan berkomunikasi dengan keluarga korban.

Tak sendiri, Dewi juga menggandeng Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tegal, untuk memastikan korban mendapat pendampingan yang di butuhkan.

BACA JUGA :  Juli 2024 Kota Tegal Alami Deflasi 0,01 Persen

Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal, Rofiqoh, menyebut pihaknya akan melibatkan psikolog guna membantu pemulihan kondisi korban, khususnya dari sisi mental.

“Pendampingan akan kami lakukan, termasuk untuk melihat sejauh mana kondisi psikologis korban,” jelasnya.

Selain fokus pada korban, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga mengingatkan pihak sekolah agar lebih sigap jika menemukan indikasi perundungan. Laporan, kata Dewi, tidak perlu menunggu jam kerja.

“Kalau ada kejadian seperti ini, harus cepat di laporkan. Biar bisa langsung ditangani bersama,” tegas Dewi.

Pendampingan terhadap korban akan terus di lakukan bersama pihak sekolah, termasuk melalui peran guru bimbingan konseling, agar kondisi korban segera pulih dan bisa kembali beraktivitas.