Dosen Prodi Kebidanan Berikan Penyuluhan Kesehatan Pangan

TEGAL, smpantura – Dosen Program Studi (Prodi) D3 Kebidanan, Politeknik Harapan Bersama (Poltek Harber) mengadakan pengabdian kepada masyarakat (PKM), bertemakan pangan aman dan pangan sehat untuk generasi emas Paman Pahat Emas di SMA Muhammadiyah Kota Tegal,Senin (9/1).

Ketua pelaksana PKM, Umi Baroroh menyampaikan, bahwa makanan yang dikonsumsi oleh remaja harus benar-benar mempertimbankan keamanan makanan dan kandungan gizi.

“Berdasarkan hasil pre test yang kami lakukan, 40 persen perilaku remaja belum memperhatikan keamanan makanan dan tidak mengkonsumsi gizi seimbang dengan baik. Kemudian 60 persen memiliki pengetahuan kurang tentang gizi seimbang,” kata Umi.

Kegiatan ini dilaksanakan dosen dan mahasiswa Prodi D3 Kebidanan Poltek Harber,serta diikuti 120 peserta.

Nora Rahmanindar, membahas tentang gizi seimbang yang diimplementasikan dalam Isi Piringku.

“Menyusun isi piring yang benar dalam satu kali makan sesuai dengan gizi seimbang yaitu makanan pokok sebanyak dua per tiga dari setengah piring, lauk pauk sepertiga dari setengah piring, sayuran dua per tiga dari setengah piring dan buah-buahan sepertiga dari setengah piring,” katanya.

BACA JUGA :  54 Mahasiswa Poltek Harber Ikuti Program Kampus Merdeka, Salah Satunya ke Eropa

Nora menambahkan, isi piring yang benar, harus diimbangi dengan minum, minimal delapan gelas setiap harinya.

Serta aktivitas fisik, setidaknya 30 menit perhari dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Sementara itu, Istiqomah Dwi Andari menyampaikan, pangan aman itu adalah pangan yang harus layak dikonsumsi, tidak busuk, tidak menjijikkan, dan bermutu baik.

Serta bebas dari tiga cemaran, yaitu cemaran biologi, kimia dan fisik.

“Perhatikan lima aspek keamanan pangan, yang disarankan oleh BPOM. Jagalah pangan pada suhu aman, mesaklah dengan benar, pisahkan pangan matang dari pangan mentah, jagalah kebersihan dan gunakan air dan bahan baku yang aman,” ujarnya.

Selain itu , jangan lupa saat mengkonsumsi makan kemasan, perhatikan cek KLIK,yaitu cek kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa.

“Jangan lupa, perhatikan lebel Halal pada kemasan. Diharapkan nantinya remaja ketika mengkonsumsi makanan memperhatikan keamanan makanan yang dikonsumsi,” tambahnya.

“Setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan para remaja, bukan hanya mengkonsumsi makanan yang sehat. Tetap melihat dan memperhatikan keamanan makanan yang dikonsumsi,” tambah Umi.

(T03-Red)

Scroll to top
error: