DPPKBP2PA Inisiasi Program Bantuan Telur Cegah Stunting

TEGAL, smpantura – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal, menginisiasi program bantuan telur cegah stunting (Balur Canting) kepada keluarga di masing-masing kecamatan, Rabu (21/2/2024).

 

Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal, dr Rofiqoh, M.M mengatakan, program Balur Canting merupakan tindaklanjut Surat Edaran Wali Kota Nomor 441.8/001 tentang Gerakan Peduli Stunting Dengan Pola Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Sebagai Strategi Percepatan Penurunan Stunting.

 

Menurutnya, bentuk pemenuhan asuhan program BAAS berupa donasi uang atau donasi barang atau produk (sesuai dengan tujuan paket manfaat, tidak bertentangan dengan kebijakan yang ada, tidak berbahaya, dan lainnya menyesuaikan) seperti produk makanan bergizi, infrastruktur, Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) serta pelayanan kesehatan.

 

“Kami mencoba menginisiasi dari sekian OPD untuk bergerak menindaklanjuti SE wali kota,” ungkap Rofiqoh usai menyalurkan balur canting secara simbolis di empat kecamatan.

 

Adapun sasaran penerima donasi meliputi calon pengantin berisiko, ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), ibu nifas berisiko, bawah dua tahun (Baduta) stunting usia 6-23 bulan dan keluarga berisiko stunting kurang mampu.

 

Sedangkan donasi dari BAAS dapat menggunakan pilihan menu bantuan berupa pemberian makanan tambahan (PMT) sesuai standar yang bertujuan untuk menaikkan status gizi, bantuan sarana prasarana maupun donasi uang yang disalurkan melalui rekening BAZNAS Kota Tegal.

BACA JUGA :  Festival Kuliner dan Gotong Toa Pe Kong Ramaikan Cap Go Meh

 

“Kami memilih bantuan pemberian makanan tambahan berupa telur per hari selama kurang lebih enam bulan. Telur ini kami beli dari hasil penghimpunan dana ASN di DPPKBP2PA,” terangnya.

 

Diketahui, Rofiqoh menyalurkan secara simbolis balur canting kepada Akins Malik Hamdani (12 bulan) warga Jalan Surabayan RT 3/ RW 14 Kecamatan Tegal Timur, Adzkia Zea Al Meera (10 bulan) warga RT 2/ RW 2 Kecamatan Tegal Selatan, Salman Al Farizi (13 bulan) warga RT 5/ RW 1 Kecamatan Margadana dan Aresa Erika Alfiyah (24 bulan) warga Kecamatan Tegal Barat.

 

Dengan kontribusi tersebut, Rofiqoh berharap dapat meningkatkan daya ungkit dalam percepatan penurunan stunting di Kota Tegal. Sebab, program tersebut perlu dukungan multi sektor di segala lini.

 

Salah satu penerima balur canting, Tin Nur Ain (40) mengaku senang anaknya mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya DPPKBP2PA. Selain mendapat balur canting, Nur juga diberi pemahaman mengenai pemenuhan gizi seimbang dari dr Rofiqoh.

 

Senada disampaikan Kusniati (37) yang berharap balur canting dapat berlangsung hingga gizi dan berat badan anaknnya tercukupi.

 

“Alhamdulillah dapat bantuan dari DPPKBP2PA. Jadi anak saya bisa makan telur yang diolah dengan variasi menu, sesuai arahan Bu Rofiqoh,” katanya. (T03-Red)

Scroll to top
error: