Gubernur Luthfi Peluk Siswi Miskin Brebes Menangis Bisa Sekolah Gratis

“Kaget, nggak nyangka dipakaikan sepatu oleh Pak Gubernur. Saya cita-cita mau jadi polisi. Senang bisa sekolah karena gratis selama tiga tahun,” ujar Abio.

Perlengkapan Sekolah

Dalam kegiatan itu, Ahmad Luthfi juga membagikan perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas, dan kebutuhan belajar kepada para siswa penerima manfaat sekolah kemitraan.

Menurut Ahmad Luthfi, program sekolah kemitraan merupakan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menekan angka putus sekolah, sekaligus mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Program tersebut dijalankan dengan menggandeng sekolah negeri maupun swasta yang menjadi mitra Pemprov Jateng. Hingga kini, tercatat sebanyak 139 sekolah telah bekerja sama dengan total hampir 5.000 anak mendapatkan akses pendidikan gratis.

BACA JUGA :  Pemprov Jateng Siapkan  Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

“Mereka kita biayai. Mulai pakaian, sepatu, buku, PKL, dan sebagainya. Semua gratis dari Pemprov Jateng. Tahun 2025 sekitar lima ribu anak-anak putus sekolah atau anak kurang mampu kita sekolahkan gratis, dan tahun 2026 program ini terus kita lanjutkan,” kata Ahmad Luthfi.

Di hadapan para siswa, Ahmad Luthfi juga meminta mereka tidak minder dengan kondisi ekonomi keluarga. Ia menegaskan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan.

“Saya ingin karena keterbatasan orang tua bukan berarti tidak mampu. Ilmu itu membawa pekerjaan, bukan pekerjaan yang membawa ilmu. Saya juga sama dengan kalian. Saya bertekad harus mengubah diri, orang tua, kampung, dan negara,” tegasnya. (**)