Gubernur Luthfi Tinjau Pabrik Sepatu di Brebes, Investasi Rp 1,65 Triliun Serap 4.044 Pekerja

“Kita cek salah satu karyawan tadi dapat uang lembur sampai Rp4 juta. Ini sudah cukup bagi mereka pekerja padat karya di tempat kita,” katanya.

Ia menilai berkembangnya industri padat karya di Brebes dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, sekaligus membantu menekan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus memperkuat dukungan penyediaan tenaga kerja melalui sekolah vokasi, politeknik, hingga balai latihan kerja (BLK).

“Kita akan manfaatkan BLK dan sekolah vokasi agar dapat menyediakan tenaga kerja yang seimbang dan kompetitif,” tutur Luthfi.

Sementara itu, salah seorang karyawan PT Gold Emperor Indonesia, Tri Dewi Martini, mengaku nyaman bekerja di perusahaan tersebut karena selain menerima gaji sesuai UMK, pekerja juga memperoleh berbagai fasilitas tambahan.

BACA JUGA :  Sekda Jateng Dorong Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan TNI di Jawa Tengah

“Banyak sukanya di sini, banyak lemburan, banyak cuannya. Gaji UMR, tambahannya dari lemburan setiap harinya. Ada juga bonus kehadiran,” ujarnya.

Tri berharap perkembangan investasi dan industri di Brebes terus meningkat agar semakin banyak membuka peluang kerja bagi masyarakat. Ia juga berharap perusahaan dapat memberi porsi lebih besar bagi tenaga kerja laki-laki.

“Kalau bisa lebih banyak lowongan buat laki-laki juga, karena banyak yang jadi kepala keluarga,” katanya. (**)