SLAWI, smpantura — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendorong penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif guna memastikan keberlanjutan program pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kebijakan yang dirancang dapat berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat Musyawarah Cabang (Muscab) VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tegal yang digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Tegal, Senin (20/4/2026).
Menurut Bupati, peran partai politik melalui fungsi legislatif menjadi bagian penting dalam mengawal berbagai program prioritas daerah. Ia mencontohkan sejumlah kebijakan yang membutuhkan dukungan bersama, seperti insentif bagi guru agama serta honorarium bagi ketua RT dan RW.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif perlu terus diperkuat agar program-program daerah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum musyawarah partai juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi dalam mendukung arah kebijakan pembangunan.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah mengingatkan pentingnya konsolidasi internal partai untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat langkah ke depan, bukan sekadar berpuas diri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal Abdul Aziz menilai Muscab menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi dan memperkuat soliditas organisasi.
Menurutnya, penguatan internal partai perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas dalam merespons dinamika pembangunan daerah.


