Slawi  

Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Tema Dakwah Warnai Slawi Ageng Expo

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia turut menyosialisasikan program wakaf produktif berbasis QRIS. Program ini di rancang untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk membantu warga terdampak bencana di wilayah Padasari.

“Dengan QRIS, penyaluran wakaf kini menjadi lebih mudah. Semoga inovasi ini dapat membawa keberkahan dan menjadi bagian dari kebaikan bersama,” kata Bimala.

Sementara itu, Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menegaskan bahwa peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan.

Agenda ini harus di maknai sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan membangun optimisme demi kemajuan daerah.

“Mari kita doakan bersama agar Kabupaten Tegal yang kini menginjak usia 425 tahun bisa semakin maju dan tangguh, sejalan dengan semangat Tegal Luwih Apik,” tutur Ischak.

Ischak tidak menampik bahwa pemerintah daerah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah di sektor pembangunan. Oleh karena itu, ia mengharapkan dukungan serta doa dari seluruh elemen masyarakat. Agar program-program strategis dapat terealisasi secara optimal demi kesejahteraan warga.

BACA JUGA :  Menteri Kebudayaan Fadli Zon Akan Resmikan Gedung Rakyat Slawi

Di sisi lain, Ischak mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal tahun 2025 yang sukses menyentuh angka 5,92 persen. Angka tersebut tercatat berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi maupun nasional.

Ia menilai capaian ini menjadi indikator positif bagi perkembangan iklim investasi dan perluasan lapangan kerja.

“Semoga investasi di Kabupaten Tegal terus berkembang pesat sehingga mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal,” pungkasnya.

Suasana malam pembukaan Slawi Ageng Expo 2026 pun ditutup dengan penuh khidmat saat ribuan warga larut dalam doa bersama setelah mendengarkan tausiah. (**)