Hotel Indonesia Group Luncurkan Signature Menus by Chef Ragil

 

TEGAL, smpantura – Sejumlah rangkaian acara digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-6 Hotel Indonesia Group (HIG) dengan mengusung tema ‘Bangkit Bersama Membangun Pariwisata Indonesia’ sebagai bentuk dukungan HIG dalam membangun pariwisata Indonesia.

Puncaknya, perayaan Hari Jadi ke-6 HIG ditutup dengan peluncuran Signature menus HIG by Chef Ragil, beberapa waktu lalu. Hadir dalam kegiatan itu, Komisaris Utama PT Hotel Indonesia Group, Iswandi Said dan Direktur Utama PT Hotel Indonesia Group, Rizal Ruriko Kasim serta jajaran direksi.

Dalam sambutannya, Iswandi Said berharap, Hotel Indonesia Group dapat menjadi flagship perhotelan Indonesia dan seluruh hotel milik BUMN akan dikelola oleh HIG.

“Dari 30 hotel tahun ini, semoga di 2024 mendatang dapat bertambah menjadi 120 hotel,” terang Iswandi, dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (13/10).

Sementara itu, Rizal Ruriko memaparkan, HIG akan terus memberikan pelayanan prima kepada semua tamu yang menginap di seluruh jaringan hotel yang dikelola HIG. Bahkan, HIG juga memberikan dukungan dalam sales distribution, pemasaran, loyalty program, menggandeng Chef Ragil dalam pembuatan menu nusantara Indonesia.

BACA JUGA :  Prodi Farmasi Poltek Harber Ciptakan Permen Herbal dari Limbah Kulit Madu

Tak hanya itu, dengan keunikan dan identitas produk di setiap brand menjadikan HIG berbeda dengan manajemen hotel lainnya. Bersamaan dengan hari jadi, HIG semakin gencar memberikan sensasi five senses sebagai identitas hotel.

“Salah satunya indera perasa. Kami luncurkan signature menus yang dibuat khusus Chef Ragil untuk seluruh jaringan hotel HIG, sehingga dapat memanjakan tamu dengan sensasi cita rasa asli Indonesia yang dapat membuat tamu ketagihan untuk menikmatinya,” timpal VP Marketing & Brand Development HIG, Eva Tobing.

Menurut Eva, signature menus diluncurkan sebagai upaya dari HIG untuk melestarikan budaya Indonesia melalui makanan legendaris yang saat ini mulai menghilang.

Seperti di antaranya, sate rembige dari Lombok, klappertaart yang merupakan makanan penutup asli Sulawesi Utara, soto daging truntum, perpaduan sop Pangkep dan soto Bandung, lapis legit mille crepes, serta nasi goreng merah ayam asap yang menggunakan saus tomat asli Makassar. (T03-Red)

Scroll to top
error: