Slawi  

Jelang Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Gencarkan Vaksinasi PMK dan Pemberian Obat Cacing

MENJELASKAN: Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal Sugiyanto menjelaskan kegiatan pemberian vaksin dan obat caging pada ternak kurban, di ruang kerjanya, Senin, 20 April 2026.

SLAWI, smpantura – Menjelang Idul Adha yang di prediksi jatuh pada 27 Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KP Tan) memperketat pengawasan kesehatan ternak . Tim medik veteriner saat ini fokus pada percepatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta pemberian obat cacing massal guna menjamin kelayakan daging kurban.

Kepala Bidang Peternakan Dinas KP Tan Kabupaten Tegal, Sugiyanto, mengungkapkan program vaksinasi telah di laksanakan sejak Februari 2026. Tahun ini, pemerintah menargetkan 11.000 dosis vaksin untuk disuntikkan kepada hewan ruminansia besar dan kecil seperti sapi, kqmbing dan domba.

“Dosis yang kami berikan di sesuaikan dengan jenis hewan, 2 ml untuk sapi dan 1 ml untuk kambing atau domba. Vaksinasi ini untuk menjaga imunitas ternak dan terhindar dari Penyakit Mulut dan Kuku,” jelas Sugiyanto, mewakili Plt. Kepala Dinas KP Tan, Endro Nor Susilo, Senin (20/4/2026).

BACA JUGA :  Tiga Armada Bus Pariwisata Disiapkan Pemkab Tegal Untuk Mudik Gratis 2025

Sugiyanto menuturkan, selain virus, ancaman parasit seperti cacing hati (Fasciola hepatica) menjadi perhatian serius. Dinas KP Tan telah menjadwalkan pemberian obat cacing pada 4 dan 5 Mei 2026 atau kurang lebih tiga minggu sebelum penyembelihan.

Kendala

Namun, Sugiyanto mengakui adanya kendala finansial pada tahun anggaran ini. “Karena keterbatasan anggaran, pemberian obat cacing gratis kami prioritaskan bagi peternak rakyat dengan kuota terbatas. Kami mengimbau peternak mandiri untuk tetap memberikan obat cacing secara swadaya demi kualitas daging yang aman konsumsi,” tuturnya di dampingi drh Tutik Retnaningati, petugas Medik Veterinir Muda Dinas KP Tan.