Mie Tek Tek Legendaris di Brebes, Sudah Berjualan Sejak Tahun 1968

BREBES, smpantura – Melihat lokasi berjualannya, memang tidak jauh berbeda dengan para penjual mie tek tek dengan gerobag. Namun siapa sangka, mie tek-tek yang mangkal di depan Kantor BRI Brebes, jalan Sultan Agung Brebes ini, ternyata mie tek tek legendari yang ada di Kota Bawang.

Bagi warga Brebea yang lahir di era 70-80 an, pasti sangat kenal dengan mie tek-tek di depan BRI Brebes tersebut. Ya, mie tek tek ini lah yang menjadi pilihan utama saat membutuhkan makan di malam hari. Bahkan, kerap juga menjadi menu andalan saat menemani begadang.

Taslim, merupakan penjual mie tek tek lengendaris ini. Warga Keluraham Pasarbatang Brebes ini, sudah sejak tahum 1968 mengeluti usahanya berjualan mie tek tek. Ia berjualan mulai pukul 18.30 – 01.00 WIB.

“Kalau saat ini sih, rata-rata saya melayani hingga 100 porsi setiap harinya,” ujar Taslim ditemui disela-sela berjualan, Senin malam (24/6/2024).

Dia bercerita, kali pertama terjun berjualan mie tek tek hanya sebatas memantu kakaknya, yang berjualan mie tek tek dan mangkal di kampung Saditan Kelurahan Brebes. Ia termotivasi semangat kakaknya yang berjualan hingga mampu mengangkat perekonomian keluargan. Bahkan, hingga anak-anaknya sukses dan mampu membeli mobil.

BACA JUGA :  Panduan Keamanan untuk Individu di Zaman AI

“Sudah sejak tahun 1968 saya berjualan mie ini. Awalnya hanya membantu kakak,” tutur Taslim.

Dari semangat kakaknya itu, Taslim mengaku, berani memutuskan untuk berjualan sendiri. Kali pertama berjualan mie tek-tek, ia berkeliling kampung. Jualan keliling itu, ia geluti hingga 12 tahun lamanya. Usai itu, di tahun 1977 mulai mangkal, hingga akhirnya mendapat lapak di depan BRI Brebes.

“Dulu, sebelum mangkal di sini, saya jualan keliling. Ya, sekitar 12 tahunan jualan keliling. Setelah itu, baru mangkal,” kata Taslim.

Mie tek tek yang dijual Taslim, rasanya memang berbeda dengam mie tek tek pada umumnya. Selain gurih, daging ayamnya juga mengunakan ayam kampung. Hal itu membuat rasanya semakin mantap. Untuk satu porsi mie tek-tek, baik mie gorong atau rebus, hanganya cukup bersahabat hanya Rp 15.000/ porsi. Selain mie tek tek, juga ada nasi goreng dan nasi goren oplos, harganya juga sama hanya Rp 15.000/ porsi.

“Untuk usahan seperti ini, kuncinya sabar dan pasrah. Saya menyadari hanya mampu berjualan mie tek tek jadi disyukuri,” pesan Taslim.

Bagi yang sedang berkunjung ke Kota Brebes, tidak salahnya mampir ke mie tek tek legendaris ini. (T07_Red)

Scroll to top
error: