Muslimat NU dan Difabel Slawi, Mandiri Terima Hibah GESIT-KIAT Sektor Air Bersih

SLAWI, smpantura– Untuk pertama kalinya, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD) di Kabupaten Tegal, terima hibah program Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial dalam Infrastruktur (GESIT).

GESIT, merupakan bagian dari program Kemitraan Indonesia, dan Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

Pemberian hibah, ditandai dengan penyerahan sertifikat, antara Muslimat NU dan Difabel Slawi Mandiri, dengan team leader GESIT, untuk sektor air bersih dan sanitasi, di Pendapa Amangkurat Slawi, Jumat (15/9).

Dana hibah yang diberikan, kepada senilai Rp 500 juta per organisasi. Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Tegal Umi Azizah, Deputy Director KIAT Colleen McGinn, perwakilan organisasi perempuan, organisasi penyandang disabilitas dan perwakilan instansi di Kabupaten Tegal.

Bupati Tegal Umi Azizah, menyambut baik terpilihnya PC Muslimat NU Kabupaten Tegal, dan Difabel Slawi Mandiri atau DSM pada seleksi hibah sektor air bersih atau water and sanitation, program KIAT-GESIT untuk Kabupaten Tegal ini.

“Tugas dari kedua organisasi tersebut, dibantu organisasi lainnya, beserta dinas terkait, juga Perumda Air Minum Tirta Ayu, adalah bagaimana menciptakan infrastruktur yang inklusif, melalui partisipasi perempuan dan penyandang disabilitas, dari mulai perencanaan, perancangan, implementasi dan monitoring pembangunan infrastruktur,” kata Umi Azizah.

Bupati berharap, melalui jalinan kemitraan GESIT, yang akan berjalan selama dua tahun ke depan, dapat mendorong partisipasi, advokasi perempuan dan penyandang disabilitas, dalam pembangunan Kabupaten Tegal ke depan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih.

Orang nomor satu di Kabupaten Tegal, ini mengungkapkan, keterbatasan air bersih di masyarakat, juga menjadi persoalan sosial budaya yang memberi beban tersendiri, terutama bagi peran perempuan dalam keluarga.

Selama ini, penyediaan air bersih di masyarakat, dianggap sebagai urusan domestik rumah tangga yang dalam pemenuhannya menjadi ranah kaum perempuan.

BACA JUGA :  KKN Batam, Mahasiswa IBN Tegal Diminta Terapkan di Masyarakat

Deputy Director KIAT Colleen McGinn menyampaikan, Pemerintah Australia berkomitmen, mendukung pembangunan infrasturktur yang inklusif, melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

Dukungan Australia, untuk infrastruktur inklusif, dimulai sejak 2017 di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Lombok Barat, dibawah proyek percontohan, peningkatan dan pemeliharaan jalan provinsi.

Selanjutnya implementasi rintisan GESIT di Probolinggo dari Maret hingga November 2022 semakin menegaskan kembali komitmen KIAT terhadap infrastruktur inklusif.

Pada Desember 2022 kegiatan rintisan GESIT beralih ke implementasi penuh dan akan berlangsung hingga September 2025. GESIT akan bermitra dengan sekitar 20 OMS dan OPD di 10 Kabupaten lokasi kegiatan KIAT.

Pada Maret 2023 telah dilakukan penandatanganan perjanjian hibah GESIT tahap I bidang jalan dan transportasi yang melibatkan enam Pemda dan 12 OPD di Kabupaten Pesisir Selatan, Belitung, Wonosobo, Malang, Probolinggo dan Lombok Barat.

Perwakilan Organisasi Muslimat NU Kabupaten Tegal, Umi Faizah menyampaikan, kedepannya Muslimat NU akan menyelenggarakan beberapa kegiatan sosialisasi, edukasi dan kampanye kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga sumber mata air dan penggunaan air bersih yang benar.

“Muslimat NU akan mengawal pelibatan organisasi masyarakat sipil dan organisasi penyandang disabilitas dalam Forum Pemukiman dan Kawasan Perumahan (FPKP) dan mendukung pemerintah daerah dalam penerapan kebijakan air bersih di Kabupaten Tegal,”tutur Umi Faizah.

Ketua Difabel Slawi Mandiri (DSM), Khambali menambahkan DSM,r juga akan melakukan kegiatan sosialisasi dan kampanye tentang air bersih dan sanitasi sehat kepada masyarakat.

“DSM mendukung pemerintah daerah Kabupaten Tegal dalam koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan melalui survey/kajian kepuasan pelanggan. Selain itu, DSM juga akan melakukan advokasi kebijakan dan mendorong adanya Peraturan Bupati mengenai perlindungan dan pengamanan sumber air bersih di Kabupaten Tegal,”tuturnya. (T04-Red)

Scroll to top
error: