“Program ini juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan akses pelatihan yang inklusif dan berkeadilan. Termasuk bagi penyandang disabilitas dan pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan,” ungkap Agus Dwi.
Agus Dwi menambahkan, tantangan dunia kerja saat ini semakin kompleks, sehingga masyarakat perlu dibekali kompetensi dan mental kerja yang baik agar mampu bersaing.
Pemkot Tegal juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari lembaga pelatihan kerja, dunia usaha hingga komunitas disabilitas, dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan,” ujar Agus Dwi. (**)


