Pemkot Tegal Upayakan Mesin Pompa untuk Atasi Banjir di Margadana

TEGAL, smpantura – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, mengupayakan pengadaan mesin pompa, untuk mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di Kecamatan Margadana.

Itu terungkap, saat Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, bersama jajaran melakukan tinjauan lapangan, Senin (9/1).

Camat Margadana, Ary Budi Wibowo menyebut bahwa pada tahun 2023 ini Pemkot Tegal, akan melakukan pengadaan satu unit mesin pompa, untuk menangani banjir.

Mesin tersebut, nantinya akan dipasang di Saluran Gewor, Kelurahan Kaligangsa, tepatnya di Pintu Air Gebang 2 yang diduga menjadi sumber masuknya air.

Lebih lanjut Ary menjelaskan, banjir yang terjadi di tiga kelurahan, berangsur surut hingga Senin (9/1) siang.

Bahkan, banjir yang melanda Kelurahan Sumurpanggang, diperkirakan hanya berlangsung selama 12 jam pada Kamis (5/1) kemarin.

“Genangan banjir masih terjadi di RT 05/ RW 4 Kelurahan Kradon dan RT 03/ RW 5 Kelurahan Kaligangsa. Namun, secara keseluruhan hampir ada 437 rumah yang terdampak dan tidak ada korban maupun kerugian,” katanya.

BACA JUGA :  Dies Natalis Ke-21 Poltek Harber, Tumbuhkan Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi

Dijelaskan Ary, banjir yang terjadi di Kelurahan Sumurpanggang, pada Kamis (5/1) lalu, diduga akibat masuknya air dari pintu air saluran Kali Kemiri. Debit air di Kali Kemiri terpantau tinggi, lantaran terjadi hujan deras di wilayah hulu.

Sementara itu, genangan banjir di Kelurahan Krandon dan Kaligangsa, terjadi akibat masuknya air dari Saluran Gewor yang menerima aliran dari wilayah Desa Sidakaton dan Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

“Tidak ada aliran sungai di dua kelurahan ini. Hanya saja, memang ada aliran dari wilayah Kabupaten Tegal. Dengan adanya pengadaan mesin pompa di tahun ini, diharapkan nantinya dapat meminimalisir terjadinya genangan banjir wilayah Krandon dan Kaligangsa,” pungkas Ary. (T03-Red)

Scroll to top
error: