Perumda Tirta Baribis Targetkan 37.000 Sambungan dari Tiga Sumber Air Baru

BREBES, smpantura – Tiga sumber mata air baru kini disiapkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Baribis Kabupaten Brebes. Langkah itu selain untuk memperlancar pasokan air ke pelanggan, juga untuk memperluas jaringan pelayanan ke masyarakat. Bahkan, hingga akhir tahun 2022 ini, perusahaan milik Pemkab Brebes ini, menargetkan jumlah pelanggan menjadi sebanyak 49.000 sambungan rumah, dan ke depannya menargetkan 37.000 sambungan baru.

Direktur Perumda Tirta Baribis, Agus Isyono menjelaskan, hingga saat ini jaringan layanan Tirta Baribis memang terus bertambah, dan telah merata di 17 kecamatan. Namun demikian, cakupannya masih relatif kecil, sehingga terus dimaksimalkan. “Saat ini jumlah pelanggan yang kami layani sebanyak 48.972 sambungan. Hingga akhir tahun ini, kami targetkan bertambah menjadi 49.000 sambungan. Perluasan jaringan terus kami lakukan sebagai upaya mendongkrak cakupan layanan, tetapi dengan tidak meninggalkan kualitas pelayanan,” ungkapnya, Kamis (20/10).

Untuk perluasan jaringan itu, lanjur dia, pihaknya kini mempersiapkan tiga sumber air baku yang baru. Yakni, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Brebes Tegal Slawi (Bregas), SPAM Tuk Uleng, dan SPAM Bendungan Kuningan. Ketiga sumber air tersebut akan berfungsi secara bertahap mensuplai kebutuhan air baku. Dari sumber SPAM Bregas akan memberikan tambahan debit 50 liter per detik. Kemudian, dari Tuk Uleng menambah 200 liter per detik dan Bendung Kuningan 200 liter per detik. “Dari tiga sumber air baku ini, yang sekarang sudah siap dari SPAM Bregas dan Tuk Uleng. Dari SPAM Bregas yang targetnya 50 liter per detik, saat ini sudah terealisasi 20 liter per detik. Sedangkan dari Tuk Uleng yang targetnya 200 liter per detik, akan bertahap 100 liter per detk, dan sekarang baru terealisasi 30 liter per detik,” jelasnya.

BACA JUGA :  Wah! Puncak Gunung Lio Salem Dijaga 24 Jam Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Menurut Agus, dari tiga sumber air baku tersebut, pihaknya dapat memperluas cakupan layanan. Ke depan pihaknya menargetkan bisa menambah jaringan sebanyak 37.000 sambungan. Rinciannya, dari Tuk Uleng yang mengalirkan wilayah salatan Brebes berpotensi menambah 16.000 sambungan. Kemudian, dari Bendung Kuningan 16.000 sambungan dan dari SPAM Bregas 5.000 sambungan. “Untuk Tuk Uleng kami prioritaskan bagi wilayah Brebes selatan, Bendung Kuningan Brebes Barat dan SPAM Bregas Brebes Kota,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, khusus Bendung Kuningan, saat ini masih dalam tahap pembangunan infrastruktur jaringan perpipaan dan tempat pengolahan. Pengolahan air bersih akan dilakukan di Pasir Gibug, Banjarharjo. Nantinya dari sumber air ini akan melayani enam kecamatan, yaitu Kecamatan Banjarharjo, Kersana, Ketanggungan, Losari, dan Bulakamba. Pembangunan infrastruktur ini ditargetkan akan rampung pada Agustus 2023 mendatang.

“Karena Bendung Kuningan bukan mata air maka kita buat pengolahan air bersih di Pasir Gibug. Saat ini baru ground breaking dan pembangunan infrastruktur selesai Agustus 2023,” pungkasnya. (T07_red)

Scroll to top
error: