Pesta Rakyat Simpedes Dorong Kebangkitan UMKM

TEGAL, smpantura – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menggelar Pesta Rakyat Simpedes (PRS) yang dipersembahkan oleh Tabungan BRI Simpedes. Gelaran acara ini merupakan kegiatan tahunan yang dihelat untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan pasar.

Acara yang diagendakan sejak bulan Juni hingga Desember 2022 ini digelar di 379 titik yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera hingga Papua.

BRI Regional Offiece (RO) RO Semarang, berkesempatan menggelar PRS 2022 di Kota Tegal, yang masuk dalam teritori barat, pada Sabtu (19/11) dengan melibatkan 50 UMKM untuk membuka stan.

Regional CEO BRI Kanwil Semarang, Handaru Sakti mengatakan, acara dimulai dengan pawai budaya yang melibatkan 200 peserta dari marching band, tari kesenian, fashion carnaval, Brigade Madani dan hiburan lain.

Kemudian, PRS juga menyediakan booth PEDULI yang dapat dikunjungi oleh seluruh pengunjung, dengan pilihan cek kesehatan gratis dan donor darah. PRS juga dimeriahkan dengan penampilan artis lokal dan nasional dengan PANGGUNG PRS. Tak hanya itu, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk PANEN berbagai hadiah istimewa.

“Dengan mengusung tema ‘Pede Memimpin Perubahan’, acara Pesta Rakyat Simpedes bertujuan untuk mengajak seluruh pelaku usaha UMKM di Indonesia untuk Pede dalam berinovasi dan berbisnis agar dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi perekonomian di Indonesia, khususnya di Kota Bahari,” terang Handaru Sakti.

Sebagai upaya mendukung pelaku UMKM di level regional, Handaru Sakti mengaku konsen untuk membantu UMKM mulai dari unbankable hingga bankable. Utamanya melalui Rumah BUMN, dengan membina sekitar 1.698 kluster UMKM dengan agenda pelatihan.

Pelatihan tersebut, lanjut Handaru Sakti, meliputi sisi mengelola keuangan, pengembangan bisnis, pemasaran dan penggunaan teknologi, khususnya akses perbankan.

BACA JUGA :  Selesai Coblos Bisa Makan Gratis

“Dari sisi pemasaran di level regional, kami mengadakan Bazaar Klaster Mantriku di seluruh kantor cabang dan lokasi tertentu. Kami juga mengikutsertakan UMKM binaan ke pameran level nasional seperti BRILianpreneur hingga pameran internasional. Ini sebagai wujud kepedulian BRI untuk membantu pengembangan produk dari pasar lokal menjadi pasar internasional,” jelasnya.

Dari sisi pinjaman BRI RO Semarang portofolio penyaluran pinjaman UMKM sebesar 83,3 persen atau Rp 48 triliun, Handaru Sakti menyebut telah menyalurkan kepada 1,3 juta UMKM atau 30 persen dari total UMKM di Provinsi Jawa Tengah.

“Untuk penyaluran KUR hingga Oktober 2022, telah mencapai sebesar Rp 20 triliun, kepada 602 ribu UMKM. Kami targetkan sampai Desember 2022 nanti dapat tersalur Rp 24,5 triliun,” pungkasnya.

Selain penyaluran pinjaman, BRI juga bergerak meningkatkan inklusi keuangan masyarakat terutama UMKM. Kami di RO Semarang, menargetkan 842 pasar terlayani QRIS- BRImo. Sampai dengan posisi Oktober 2022, terdapat 390 pasar sudah terlayani QRIS-BRImo.

“Untuk total merchant QRIS kami sudah ada 193 ribu dengan total transaksi mencapai Rp 174 miliar dan 17.000 pedagang pasar terdaftar di Pasar.id. Kemudian telah terpasang aplikasi Stoberi kasir pedagang sebanyak 5.403 pedagang.

Ditambahkan, BRI RO Semarang juga melaksanakan implementasi kerja sama dengan Kementerian Agama, berupa Transformasi Digital dan Kemandirian Pesantren. Program ini ditujukan untuk 500 pengurus pondok pesantren, melalui junio smart dan untuk program digitalisasi kemudahan transaksi diperuntukkan kepada 500 madrasah.

“Kami berharap, para pengurus pondok pesantren dapat meneruskan ilmu yang diperolehnya kepada para santri,” tutupnya. (T03-Red)

Scroll to top
error: