Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

SLAWI,smpantura – Kepolisian Resor (Polres) Tegal kembali memberian bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), Rabu (21/9). Kali ini bantuan diperuntukan bagi nelayan terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi yang tinggal di Kampung Nelayan , Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Kegiatan penyerahan bantuan sosial paket sembako itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantoro, didampingi oleh PJU, Lanal Tegal, Kepala TPI Larangan dan Kasatpolairud Polres Tegal, AKP Siswanto.
Dalam kesempatan itu, Wakapolres Tegal mengatakan, pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian dari Polres Tegal kepada masyarakat yang terdampak kenaikan BBM khususnya para nelayan yang berada di pesisir pantai.
“Kami berikan 350 paket sembako dari total 1.850 paket berupa bahan pokok yang digunakan untuk membantu meringankan beban mereka,” ungkap Didi.

Didi menyebut, paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, mie instan, gula, susu, teh dan kecap.
Disebutkan Didi, sebelumnya Polres Tegal telah memberikan pekat sembako kepada ojek online dan sopir angkutan di Slawi, Kabupaten Tegal.

BACA JUGA :  Anggaran Askab PSSI Cuma Rp 5 Juta Setahun

“Kami juga sudah melaksanakan pemberian paket sembako kepada ojek oline dan sopir angkutan,” ungkapnya.
Meskipun nilainya tidak seberapa, lanjut Didi, hal ini merupakan bentuk silaturahim dan rasa empati kepada nelayan menyikapi kebijakan pemerintah untuk penyesuaian harga BBM.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu mereka dan bermanfaat,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu nelayan, Ismanto mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi sangat berdampak pada dirinya. Dia harus mengeluarkan uang tambahan untuk perbekalan saat hendak melaut. Padahal, harga ikan hasil tangkapan masih stabil.
“Biasanya cuma Rp 1 juta, namun sekarang perbekalan kapal bisa lebih dari Rp 1 juta,” terangnya.
Menurutnya, naiknya biaya operasional yang tidak diikuti dengan harga tangkapan, mengakibatkan sejumlah nelayan terpaksa berhutang.

Pembagian paket sembako dipusatkan di TPI Larangan. Selain itu, juga dilaksanakan patroli perairan sisir wilayah Kabupaten Tegal sambil membagikan paket sembako bagi nelayan yang sedang melaut.(T04_Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: