Puluhan Atlet Senam Junior Berlaga di Kejurkab Persani Brebes

BREBES, smpantura – Puluhan atlet senam junior di Kabupaten Brebes, berlaga dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Senam Kelompok Umur, di GOR Sasana Krida Adhi Karsa Brebes, Rabu (20/12/2023). Kejuaraan yang dilaksanakan Pengcab Persani Kabupaten Brebes ini, dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Brebes, Caridah didampingi Ketua KONI Brebes, Abdul Arie As’saad.

Pembukaan ajang tahunan ini ditandai dengan pengalungan tanda pengenal dan, pertunjukan senam artistik lima atlet Brebes yang masuk dalam tim PON Jawa Tengah.

Ketua Panita Kerjurkab Persani Brebee, Khalimi mengatakan, kerjukab merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Persani Brebes, sebagai ajang pembinaan atlet, sekaligus menjaring atlet potensial. Dari ajang itu, diharapkan akan tumbuh atlet berprestasi, yang akan membawa nama baik Brebes di dunia olahraga.

“Kejurkab ini, diikuti sebanyak 87 pesenam, yang meliputi 29 putra dan 58 putri,” katanya.

BACA JUGA :  Aris Hada Calon Tunggal Ketua KONI Brebes, Suami Mantan Bupati Gugur

Ketua Persani Kabupaten Brebes, Andreas Untung mengatakan, kerjukab merupakan ajang pembinaan dan wadah mencari bibit atlet. Apalagi, cabang olahraga senam menjadi andalan Kabupaten Brebes. Selain berhasil mendulang emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023, lima atlet senam asal Brebes juga masuk dalam tim PON Jateng.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Brebes, Caridah mengapresiasi langkah pembinaan yang dilakukan Persani Brebes melalui ajang Kejurkab tersebut. “Ini langkah baik, karena dengan kejurkab akan diketahui potensi atlet yang dimiliki Brebes,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketua KONI Brebes, Abdul Aris Assaad. Menurutnya, cabang olahraga senam selama ini menjadi andalan Brebes di event tingkat provinsi. Banyak atlet senam yang mampu menorehkan prestasi bagi nama baik Brebes. “Kami harapkan, melalui Kejurkab ini akan diperoleh bibit atlet senam yang unggul,” pungkasnya. (T07_red)

Scroll to top
error: