Puluhan Mahasiswa UNNES Diterjukan Bantu Penurunan Stunting di Brebes

BREBES, smpantura – Sebanyak 99 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) diterjunkan di Kabupaten Brebes, untuk membantu pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting. Puluhan mahasiswa itu diterjunkan di kota bawang sudah sejak kemarin (20/10/2022), melalui acara penerjunan mahasiswa PKL Prodi Gizi UNNES Program Gong Ceting tahun 2022, di Pendopo Kabupaten Brebes.

Koordinator PKL Mahasiswa UNNES di Brebes, Eko Farida dalam laporannya menjelaskan, para mahasiswa dilibatkan dalam upaya penurunan angka stunting tersebut, karena UNNES telah ditunjuk Kemendikbudristek RI menjadi pelaksana pendamping program Gotong Royong Cegah Stunting (Gong Ceting) di Kabupaten Brebes, khususnya di 10 desa yang tersebar di 4 kecamatan. Yakni, Desa Padasugih, Pulosari dan Pemaron di Kecamatan Brebes. Kemudian, Desa Cimohong dan Dukuh Lo (Bulakamba), Desa Kecipir dan Prapag Kidul (Losari), Desa Sutamaja, Jagapura dan Limbagan ( Kersana). “Kita terjunkan 99 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan. Mereka akan melaksanakan PKL selama sebulan lebih, mulai 20 Oktober hingga 30 Nopember 2022, untuk membantu pemerintah daerah menurunkan stunting,” katanya.

Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Apriyanto Sudarmoko mengatakan, Pemkab Brebes menyambut baik kehadiran mahasiswa PKL UNNES yang akan melakukan kegiatan pendampingan Program Gong Cetting. Mengingat, permasalahan angka stunting di Kabupaten Brebes masih tinggi. Hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah Kabupaten Brebes yang ingin menurunkan angka stunting, karena kasus balita stunting merupakan salah satu indikator makro yang ingin ditangani oleh pemerintah. Selain itu, masalah kemiskinan ektrim, pengangguran dan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia. “Bukti komitmen Pemkab Brebes dengan ditetapkannya desa prioritas percepatan stunting melalui Surat Keputusan Bupati Brebes Nomor 607 Tahun 2022 dengan lokus terbesar ada di 17 kecamatan,” terangnya.

BACA JUGA :  Puluhan Petugas Lapas Brebes Dites Urine

Dia berharap, kegiatan PKL mahasiswa UNNES benar-benar bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan menghasilkan rekomendasi untuk bisa diteruskan oleh Pemkab Brebes dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting. Diharapkan juga agar program Gong Ceting tidak putus usai kegiatan PKL sekarang. Namun berkelanjutan untuk mahasiswa berikutnya, sehingga ke depan angka stunting bisa turun sesuai target diangka 14% dari 26%.

Sementara itu, Koordinator Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Mardiana mengatakan, program cegah stunting dilaksanakan dengan secara gotong royong antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kedaireka, Kemendikbudristek dengan Universitas dan Pemerintah Daerah. UNNES merupakan salah satu perguruan tinggi yang mendapat tugas pendampingan program Gong Ceting di kabupaten Brebes dari 14 lokasi program yang ada di Jawa Tengah. Mahasiswa yang diterjunkan dalam kegiatan PKL akan melaksanakan program kegiatan antara lain Pelatihan Peningkatan Ketrampilan TPK dalam Pendataan dan Identifikasi Risiko Stunting. Kemudian, pendampingan pendataan lapangan oleh mahasiswa, Pendampingan analisis data, Pendampingan audit kasus stunting, Kampanye Gong CETING serta Pengembangan produk pangan lokal yang berpotensi untuk penurunan stunting. (T07_red)

Scroll to top
error: