Ribuan Pengunjung Padati Guci

SLAWI, smpantura – Libur Natal dimanfaatkan masyarakat berwisata di sejumlah tempat wisata, tak terkecuali mengunjungi Daya Tarik Wisata (DTW) Guci di Kabupaten Tegal.

Lonjakan wisatawan yang hendak menikmati tempat wisata yang berasa di kaki Gunung Slamet yang terkenal dengan pemandian air panasnya itu, mulai terasa sejak Sabtu (24/12).

Wisatawan yang datang tak hanya dari wilayah Kabupaten Tegal ,tetapi juga dari luar kota, seperti dari Pekalongan, Cirebon dan Jakarta.

Koordinator UPTD Guci Ristoyo mengatakan, peningakatan jumlah wisatawan terjadi sejak Sabtu (24/12).

Tercatat jimlah pengunjung 8.819 orang. Sementara pada Minggu (25/12) siang terdapat 9.899 orang. Adapun jimlah kendaraan roda dua sebanyak 1.295 unit dan roda empat sebanyal 1.333 unit dan 18 bus.

” Untuk Minggu ini ada peningkatan jumlah pengunjung sekitar 15 persen” tutur Ristoyo, Minggu (25/12).

Menurut Ristoyo, jumlah pengunjung di masa libur Natal ini meningkat juka dibanding saat akhir pekan biasa.

“Biasanya jumlah pengunjung sekitar 4.000 sampai 5.000 pengunjung,” sebutnya.

BACA JUGA :  Paripurna Pengambilan Keputusan APBD 2023 Berjalan Lancar

Sementara itu, menyambutvtahun baru, sudah disiapkan sejumlah pos pemantauan dari Dukuh Tere dan Simpang Tiga Rawamba yang dijaga oleh personel dari Polres Tegal, Polsek dan Koramil Bojong. Serta elemen masyarakat yang turut membantu mengamankan situasi selama libur Nataru.

Ristoyo menyebutkan lonjakan pengunjung diprediksi akan terjadi pada libur tahun baru. Sebagian besar penginapan ,hotel dan villa telah dipesan sejak jauh hari.

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, berpengaruh pada arus lalu lintas menuju ke DTW Guci.

Diantaranya di sekitar tanjakan Siwuni dan Dukuh Tere. Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, personel polisi mengalihkan kendaraan roda dua yang hendak naik ke Guci ke arah Watu Bangkong.

Sejumlah wisatawan dari luar daerah mengatakan, dengan padatnya arus lalu lintas, waktu tempuh dari simpang tiga Yomani menuju DTW Guci molor hingga 30 menit dibanding hari biasa.

” Waktu perjalanan molor 30 menit dRi libur biasa,” kata Ahmad wisatawan dari Kota Depok. (T04-Red)

Scroll to top
error: