Taj Yasin Targetkan 576 Ribu Sertifikasi Produk Halal di Jateng

SEMARANG, smpantura – Konsep halal kini berkembang menjadi tren gaya hidup yang semakin di minati masyarakat. Dalam perspektif Al-Qur’an, halal yang berkaitan dengan prinsip thayyiban tidak hanya menyangkut kehalalan, tetapi juga mencerminkan pola hidup yang menekankan aspek kesehatan.

Hal tersebut di sampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, usai memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Sertifikasi Halal dan Sinkronisasi Target Sertifikat Halal di Jawa Tengah, Selasa, 21 April 2026, di Gedung Grhadika Bakti Praja Semarang.

“Halal ini sebenarnya lifestyle untuk sehat. Masyarakat Eropa, Amerika dan Barat, saat ini juga mendorong ke sana,” katanya.

Karenanya, Wagub mendorong pengusaha di Jawa Tengah untuk memiliki pengesahan halal dari produk yang di hasilkan. Apalagi, pengurusan sertifikasi halal tidak lah mahal. Cukup dengan Rp 230 ribu, pengusaha dapat memperoleh sertifikat tersebut melalui prosedur resmi.

BACA JUGA :  Wagub Jateng Pastikan Huntara Korban Tanah Gerak Sirampog Dipercepat

Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengakui jika banyak yang belum tahu cara mengurus sertifikasi halal. Melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang kini berkantor di Jawa Tengah, masyarakat bisa langsung datang dan mengurus pengesahan produk halal.

“Langsung datang ke kantor BPJPH dan nantinya bisa tahu apa saja dan lebih murah karena hanya butuh biaya Rp 230 ribu,” ujarnya.

Dia mencontohkan, pada saat Covid 19, tubuh rentan terpapar jika tidak memiliki ketahanan. Penyebab dari penyakit salah satunya adalah gaya hidup dalam hal makan.

“Waktu saya ke Belanda, teman-teman membahas ini bersama masayarakat Belanda dan Jerman,” jelasnya.