Tanah Longsor di Paguyangan, Dua Rumah Rusak Berat

BUMIAYU, smpantura– Sebanyak dua desa di Kecamatan Paguyangan, Brebes, yaitu Wanatirta dan Winduaji, diterjang tanah longsor, Minggu (9/10) malam. Bencana ini mengakibatkan dua rumah rusak berat dan satu lainnya terancam longsor susulan.

Dari informasi yang dihimpun, tanah longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Di Desa Wanatirta, longsor terjadi di Dukuh Karanggandul, sekitar pukul 21.30.“Tebing setinggi 10 meter longsor dan menimpa rumah warga,” kata Penjabat Kades Wanatirta, Timbul Hadi Pramono, Senin (10/10).

Timbul menjelaskan, rumah terdampak bencana tersebut milik Tamim (67). Satu rumah lainnya yaitu milik Yusuf (32) juga terancam longsor susulan.”Rumah milik Tamim rusak berat pada bagian dapur. Saat ini penghuninya sudah mengungsi,” ujarnya. Ditambahkan, hujan lebat juga mengakibatkan talut jalan Karanganyar-Karanggandul, longsor. Material longsoran langsung menutup ruas jalan antarpedukuhan tersebut.”Saat ini material longsoran sudah dibersihkan,” katanya.

BACA JUGA :  Dampak Banjir, Petani Bawang di Brebes Rugi Puluhan Miliar

Sementara di Desa Winduaji, bagian dapur rumah milik Suwaryo (66), warga Dukuh Mungguhan, rusak berat. Hal ini terjadi setelah bangunan talut penahan tebing longsor akibat gerusan air irigasi yang meluap. Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Posko Bumiayu, Budi Sujatmiko, mengatakan, pihaknya sudah melakukan asesmen di dua lokasi bencana tersebut.

“Material longsoran juga sudah dibersihkan bersama-sama dengan warga, dibantu TNI, Polri dan sukarelawan bencana lainnya,” kata dia.

Menyusul bencana tersebut, Budi mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi dampak anomali cuaca yang terjadi saat ini.”Kalau menurut BMKG seharusnya sekarang masih musim kemarau. Tapi ternyata masih ada hujan bahkan intensitasnya dari sedang menjadi lebat yang berpotensi menimbulkan bencana seperti tanah longsor,” katanya.(T06-red)

Scroll to top
error: