BATANG, smpantura – Penggalian bukti-bukti sejarah yang mengarah tahun kelahiran Kadipaten/Kabupaten Batang di era Mataram Islam sedang terus dilakukan. Sejarawan Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Sri Margana bersama tim kembali menelusuri tempat bersejarah termasuk bukti fisik yang otentik, untuk mendukung penelitiannya.
Salah satunya dengan berkunjung ke kediaman R. Widi Permana yang masih trah atau keturunan yang memiliki garis keluarga dengan Adipati Batang pertama, Kanjeng Pangeran Soerodiningrat atau di kenal dengan sebutan Mbah Kyai Sedo Rawuh di Jalan Garuda Dracik Kampus Kabupaten Batang, Minggu (31/5).
”Beliau ini masih termasuk trah Adipati Batang, Kanjeng Pangeran Soerodiningrat, yang dulu memerintah di era Pakoeboewono I, Keraton Mataram Islam. Bukti-bukti yang di temukan ada foto-foto keluarga, arsip silsilah keluarga yang masih tersimpan rapi,” ujar Sri Margana.
Dokumentasi
Kendati sejumlah arsip foto tak di lengkapi dengan tahun, namun Sri Margana bersama tim tetap mendokumentasikannya. Setidaknya foto-foto itu, bisa membantu mengilustrasikan suasana di masa itu, yang di perkirakan antara 1920-an. Dirinya juga mengapresiasi keluarga R. Widi Permana yang telah memelihara warisan arsip trah Adipati Batang. Dengan keberadaan data-data tersebut, dapat membantu tim dalam menemukan gambaran kehidupan para adipati atau bupati bersama keluarganya.
”Data dan foto ini akan kami sandingkan dan bandingkan dengan data lainnya. Bisa jadi kami akan kembali berkunjung untuk menggali data lebih spesifik agar penelitian ini makin sempurna dan menemukan titik terang tentang sejarah Kabupaten Batang,” tegasnya.



